Kompas TV regional berita daerah

Mengonsumsi dan Edarkan Sabu, 2 DJ Cantik Dibekuk Polisi

Rabu, 22 September 2021 | 20:19 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Dua DJ cantik di Jember Jawa Timur ditangkap polisi, karena mengedarkan narkotika jenis sabu. Penangkapan keduanya berdasarkan pengembangan dari dua pengedar sabu, yang diduga dikendalikan oleh narapidana dalam lapas.

Tim Serigala Satuan Reskoba Polres Jember Jawa Timur menangkap dua pengedar sabu di halaman parkir sebuah hotel, pada Selasa malam (21/9/2021).

Dua pengedar itu adalah Risky Maulana dan Arif Rifaldi, warga Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember. Keduanya akan mengirim sabu ke pemesannya, terbukti saat digeledah ditemukan dua paket sabu siap edar.

Polisi juga menemukan percakapan transaksi sabu di telepon genggam pelaku. Transaksi itu dilakukan dengan dua orang perempuan, yang berprofesi sebagai DJ atau disk jockey tempat hiburan. Polisi pun langsung mendatangi dan menggeledah rumah kost dua DJ cantik tersebut.

Baca Juga: Gerebek Arena Judi, Polisi Temukan Bungkus dan Alat Hisap Sabu

Dari penggeledahan itu, polisi menemukan paket sabu dan alat hisap. Dua DJ cantik itu diketahui bernama Yulias Tutik warga Kecamatan Mayang dan Dinda Arifiani warga Kecamatan Ledokombo. Dari 4 tersangka itu, polisi menyita barang bukti sabu seberat 2 koma 5 gram dan satu alat hisap.

Kasat Reskoba Polres Jember, Iptu Sugeng Iryanto mengatakan bahwa polisi terus mengembangkan kasus itu, karena diguna ada anggota jaringan lainnya, yang dikendalikan oleh narapidana dalam Lapas Jember.

Baca Juga: Komnas HAM Usul Penyalahguna Narkoba Dihukum Denda agar Lapas Tidak Overload

Akibat perbuatannya, keempat tersangka dijerat pasal tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.

 

#DJTempatHiburan #PeredaranSabu #Narkotika

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Ngopi

Nasib Anak Yang Lahir Di Penjara (4) - NGOPI

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19