Kompas TV internasional kompas dunia

Lagi, Serangan di Jalalabad Afghanistan Tewaskan Anggota Taliban dan Warga Sipil

Rabu, 22 September 2021 | 20:09 WIB
lagi-serangan-di-jalalabad-afghanistan-tewaskan-anggota-taliban-dan-warga-sipil
Sejumlah warga dan anggota Taliban tampak berkumpul di lokasi ledakan di Kabul, Afghanistan, Sabtu (18/9/2021). Pihak berwenang menyatakan, sebuah bom lengket telah meledak di lokasi tersebut dan melukai dua orang. (Sumber: AP Photo/Felipe Dana)

JALALABAD, KOMPAS.TV - Serangan kembali terjadi di kota Jalalabad, Afghanistan pada Rabu (22/9/2021). AFP via Shafaq melaporkan, dua anggota Taliban dan seorang warga sipil tewas.

Sementara menurut laporan Associated Press, jumlah warga sipil yang tewas tiga orang, termasuk satu petugas stasiun pengisian bahan bakar (SPBU).

Serangan ini diarahkan ke pos pemeriksaan yang dijaga Taliban. Menurut saksi mata, penyerang mengendarai angkong (kereta beroda yang dihela manusia) dan memberondong tembakan ke pos pemeriksaan di distrik Ghawchak tersebut.

Baca Juga: ISIS-K Klaim Serangan Bom di Afghanistan yang Targetkan Taliban

“Saya sedang mengisi bensin saat dua penyerang keluar dari sebuah angkong dan mulai menembak. Dalam insiden ini, petugas pengisian menjadi martir [terbunuh] dan pom bensin juga rusak. Totalnya, dua mujahidin [Taliban] dan petugas pengisian menjadi martir,” kata seorang saksi mata, Ezatullah kepada Associated Press.

Serangan ini dilaporkan juga menewaskan seorang anak kecil.

Pada hari yang sama, menurut laporan AFP, terjadi insiden lain di Jalalabad yang melukai dua anggota Taliban. Dua anggota itu terluka saat berusaha menjinakkan bom mobil yang ditemukan.

Pada akhir pekan lalu, serangan bom juga terjadi di Jalalabad dan menewaskan anggota Taliban serta warga sipil. Negara Islam Khurasan (ISIS-K) mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.

Jalalabad merupakan ibu kota Provinsi Nangarhar, kini dikuasai Taliban sejak Agustus lalu. Sebelumnya, provinsi itu dikenal sebagai basis aktivitas ISIS cabang Afghanistan.

Melansir Shafaq, Taliban telah mengonfirmasi terjadinya serangan ini, tetapi berkata bahwa korban tewas semuanya warga sipil.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Wisuda STP NHI Bandung

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
17:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19