Kompas TV nasional hukum

Dituding Kriminalisasi Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Tak Sempat Mikir ke Sana, Kerjaan Saya Banyak

Rabu, 22 September 2021 | 12:33 WIB
dituding-kriminalisasi-haris-azhar-dan-fatia-luhut-tak-sempat-mikir-ke-sana-kerjaan-saya-banyak
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan membantah tudingan ingin mengkriminalisasi Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. (Sumber: Dokumentasi Humas Kemenko Marves)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara terkait tudingan dirinya yang ingin mengkriminalisasi aktivis Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti.

Untuk diketahui, tudingan tersebut sebelumnya dilontarkan oleh kuasa hukum Fatia Maulidiyanti, Julius Ibrani.

Julius menyebut langkah somasi yang sebelumnya dilayangkan Luhut dan tim pengacaranya kepada Haris dan Fatia atas dugaan pencemaran nama baik ditengarai hanya formalitas, adapun tujuan sebenarnya untuk mengkriminalisasi.

Menanggapi hal tersebut, Luhut menegaskan tuduhan tersebut tidak benar. 

"Enggak ada urusan kesitu. Saya tidak sempat waktu memikirkan sampai ke sana, urusan kerjaan saya sudah banyak," kata Luhut di Polda Metro Jaya, Rabu (22/9/2021). 

Luhut sendiri telah melaporkan Haris Azhar dan Fatia atas dugaan pencemaran nama baik, fitnah hingga berita bohong ke Polda Metro Jaya pagi tadi, setelah layangan somasinya tidak mendapatkan respon dari pihak terlapor. 

Laporan Luhut sudah terdaftar dengan nomor LP/B/4702/IX/2021/SPKT/Polda Metro Jaya, 22 September 2021.

Baca Juga: Resmi Laporkan Haris Azhar-Fatia ke Polda, Luhut: Saya Harus Pertahankan Nama Baik ke Anak Cucu

Meski demikian, Luhut menekankan laporan polisinya hari ini untuk membuktikan apa yang disampaikan terlapor tidak benar, sekaligus menjaga nama baik dirinya dan keluarga besarnya.

Dia juga ingin memberikan pelajaran kepada masyarakat bahwa tidak ada namanya kebebasan absolut.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Sosial

Level PPKM Turun, Masih Perlu 3T?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:34 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19