Kompas TV regional berita daerah

Pekerja Bangunan Edarkan Uang Palsu untuk Merantau ke Bali

Rabu, 22 September 2021 | 12:12 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Seorang pekerja bangunan nekat mengedarkan uang palsu di Jember Jawa Timur agar bisa merantau dan bekerja di pulau Bali. Keuntungan yang didapat dari upal akan digunakan sebagai biaya hidup sebelum mendapatkan pekerjaan.

Ahmad Subairi, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi ditangkap anggota Satreskrim Polres Jember Jawa Timur. Tersangka ditangkap usai membeli telepon genggam di Pasar Silo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

Baca Juga: Polisi Menangkap Tersangka Pengedar Uang Palsu

Korban, Muhammad Yudi, yang curiga dengan uang pelaku langsung melapor ke polisi dan saat itu juga pelaku dibekuk. Dari tangan tersangka, polisi menyita 18 lembar uang palsu pecahan 50 ribu rupiah dan dua unit telepon genggam.

Kasatreskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan bahwa pelaku mendapatkan uang palsu dengan membeli secara online. Uang palsu 50 ribuan sebanyak 8 lembar dibeli dengan harga 250 ribu rupiah uang asli. 

Modus pelaku mengedarkan upal dengan cara membeli barang lalu menjualnya agar mendapatkan uang asli.

Baca Juga: Butuh Uang untuk Tes Swab Agar Bisa Merantau ke Bali, Pria Nekat Edarkan Uang Palsu, Ini Modusnya!

Tersangka Ahmad Subairi mengedarkan uang palsu karena membutuhkan uang untuk merantau ke Bali bekerja sebagai kuli bangunan.

Polisi mengembangkan kasus itu, karena pelaku beraksi lebih dari dua kali dan diduga jaringan pengedar uang palsu. Pelaku sendiri dijerat Undang-undang tentang mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

#PengedarUangPalsu  #PekerjaBangunan  #Merantau

Penulis : KompasTV Jember

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19