Kompas TV regional berita daerah

Terjaring Operasi, Tidak Ditilang Malah Diberi Beras

Rabu, 22 September 2021 | 11:34 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Biasanya operasi lalu lintas yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian disertai dengan sanksi tilang bagi para pelanggarnya. Namun pada Operasi Patuh Candi, bukannya surat tilang yang didapat, para pengendara justru mendapatkan bantuan beras dan masker.

Satu persatu kendaraan yang melintas di Kawasan Simpang Lima ini digiring untuk menepi. Namun, tidak seperti operasi lalu lintas pada umumnya. Pada Operasi Patuh Candi 2021 ini, petugas tidak memeriksa  surat maupun kelengkapan kendaraan, melainkan mengingatkan pengendara untuk tertib berlalu lintas dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Polisi juga tidak melakukan penilangan, sebaliknya justru bagi-bagi sembako dan masker kepada para pengendara.

"Operasi Patuh Candi 2021 ini kita hiasi dengan bagaimana pemberian baksos, masker, edukasi, vaksinasi dan beberapa kegiatan lainnya kepada masyarakat," kata AKBP Sigit, Kasatlantas Polrestabes Semarang.

Sementara itu, Sugiarto, salah satu pengendara motor mengaku tidak takut dengan operasi lalu lintas ini karena dirinya telah membawa kelengkapan kendaraan. Namun ia tidak menyangka justru mendapat bantuan beras dari Satlantas Polrestabes Semarang.

"Karena kita komplit ya, kita dah mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Jadinya kita nggak was-was lagi. Terima kasih Satlantas Polrestabes Semarang atas bantuannya," ujar Sugiarto.

Operasi Patuh Candi 2021 ini sendiri dititik beratkan pada penanganan masalah sosial serta pencegahan penyebaran virus Covid-19. Operasi dimulai 20 September hingga 3 Oktober 2021. Meski tidak ada penindakan, namun satuan lalu lintas Polrestabes Semarang menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mentaati aturan lalu lintas di jalan raya.

#kotasemarang #protokolkesehatan #tertibberlalulintas

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV Jateng


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19