Kompas TV regional berita daerah

Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Brebes, Magelang, Banjarnegara dan Purbalingga Masih Rendah

Rabu, 22 September 2021 | 21:00 WIB
vaksinasi-covid-19-di-cilacap-brebes-magelang-banjarnegara-dan-purbalingga-masih-rendah
Gubenrur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat saat meninjau penanganan Covid-19 di Demak, Jumat (18/6/2021) (Sumber: Laman Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi perhatian kepada sejumlah daerah yang cakupan vakinasinya masih rendah. Daerah dengan vaksinasi rendah itu antara lain Cilacap, Brebes, Magelang, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Hal itu disampaikan Ganjar saat memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya, Selasa (21/9/2021). Ganjar menegaskan agar setiap daerah yang menerima stok vaksin agar langsung dihabiskan dalam waktu sehari.

"Brebes, Cilacap, Banjarnegara, Magelang, Purbalingga ini tolong vaksinnya supaya dipercepat. Pokoknya begitu dapat besoknya langsung habiskan," tegas Ganjar.

Berdasarkan data yang diterimanya, cakupan vaksinasi di beberapa daerah masih kurang. Misalnya di Cilacap, untuk vaksinasi dosis pertama baru 20,19 persen dan dosis keduanya hanya 11,50 persen.

Kemudian Brebes yang vaksin dosis pertamanya mencakup 20,50 persen namun vaksinasi dosis kedua baru mencakup 9,26 persen saja.

Ganjar juga mengingatkan agar Pemda disiplin menginput di aplikasi. "Tugas Anda menghabiskan, biar kita yang meminta ke Kemenkes juga pede dan ternyata memang kita bisa habiskan itu," kata Ganjar.

Ditemui seusai rapat, Ganjar mengatakan jika percepatan vaksin terus dilakukan. Bahkan, kata Ganjar, di Jawa Tengah saat ini sudah bisa memvaksin sebanyak 1,6 juta setiap minggu.

"Meskipun target kita, kami masih terus memohon kepada pusat agar bisa 2,5 juta tiap Minggu dan ternyata kawan-kawan relatif semuanya siap," kata Ganjar.

Sebagai informasi, cakupan vaksinasi di Jawa Tengah saat ini mencapai 34,92 persen atau sekitar 10 juta orang untuk dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua, cakupan vaksin mencapai 18,07 persen atau sekitar 5,1 juta orang. Sedangkan dosis ketiga untuk nakes mencapai 70,82 persen atau sekitar 116.000 nakes.

Penulis : Herwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19