Kompas TV nasional hukum

Polisi Periksa Irjen Napoleon Soal Penganiayaan Muhammad Kece

Selasa, 21 September 2021 | 18:30 WIB

KOMPAS.TV - Irjen Napoleon Bonaparte sudah mengakui perbuatannya terhadap Muhammad Kece melalui surat terbuka. Namun penyidik Mabes Polri tetap memeriksa Napoleon Bonaparte, hari ini.

Dalam pemeriksaan penyidik ingin menggali alasan pemilihan waktu penganiayaan yang berlangsung dini hari.

Dalam kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece, Napoleon dibantu 3 narapidana lain, serta meminta petugas mengganti gembok sel Kece.

Jika terbukti bersalah, Napoleon dan ketiga narapidana akan diproses hukum.

Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Muhammad Kece oleh Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Mabes Polri terus diusut polisi.

Baca Juga: Hasil Visum M Kece, Ada 10 Lebam di Wajah dan Punggung akibat Dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte

Dari pemeriksaan petugas rutan, terungkap penganiayaan terjadi malam pertama Muhammad Kece ditahan di Rutan Mabes Polri.

Irjen Napoleon Bonaparte lalu meminta petugas mengganti gembok Kece, sehingga bisa diakses oleh Irjen Napoleon Bonaparte dan 3 napi lainnya.

Sebelumnya, Irjen Napoleon Bonaparte dalam surat terbukanya mengaku telah menganiaya Muhammad Kece. 

Motifnya adalah tak terima agama Islam dihina oleh Muhammad Kece, Napoleon pun siap menerima risikonya.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19