Kompas TV regional peristiwa

PLN Kembali Kirim 132 Personel dari Total 1.574 untuk Pastikan Suplai Listrik Selama PON XX Papua

Selasa, 21 September 2021 | 17:02 WIB
pln-kembali-kirim-132-personel-dari-total-1-574-untuk-pastikan-suplai-listrik-selama-pon-xx-papua
Selama PON, PLN akan menyiagakan 1.574 personel untuk 45 lokasi pertandingan dan 230 lokasi strategis lainnya (Sumber: PT PLN (Persero) )

JAYAPURA, KOMPAS.TV - Menjelang pelaksanaan PON XX Papua, PT PLN (Persero) kembali mengirimkan 132 personel tenaga tambahan guna memastikan sistem kelistrikan saat pertandingan aman.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) Abdul Farid mengatakan dari total 132 tenaga tambahan, sebanyak 21 personel kini telah tiba di Jayapura.

"Rencananya tenaga-tenaga bantuan lainnya secara bertahap akan datang ke Papua," kata Abdul Farid, Selasa (21/9/2021).

Menurut Farid, para personel ini dijadwalkan segera bergabung dengan personel dari PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) untuk nantinya ditugaskan di arena-arena pertandingan serta lokasi strategis.

"Kini sebagian petugas dari Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah juga Gorontalo, Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Sulawesi, UIW Maluku, dan Maluku Utara telah tiba di Jayapura," tambahnya.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Izinkan PON Papua Dihadiri 25 Persen Penonton

Farid juga menjelaskan setelah ini akan menyusul sisa petugas tambahan dari unit di regional, seperti UIW Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat, UIW Nusa Tenggara Timur, UIW Nusa Tenggara Barat, Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa Tenggara serta UIP Maluku Papua.

"Seluruh personel dari Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara ini merupakan tambahan tenaga yang dibutuhkan untuk mengamankan pasokan listrik saat PON XX nanti," katanya.

Adapun secara keseluruhan, kata Farid total personel yang akan memastikan suplai listrik aman saat gelaran PON XX Papua sebanyak 1.574 personel.

Jumlah tersebut menurut Farid akan disiagakan di 45 lokasi pertandingan dan 230 lokasi strategis pada empat klaster penyelenggara.

"Ke-1.574 personel akan bertugas di empat klaster, dengan rincian 458 personel di Kota Jayapura, 515 di Kabupaten Jayapura, 251 di Kabupaten Mimika dan 350 di Kabupaten Merauke, piket Siaga Kelistrikan PON XX ini dilaksanakan mulai 18 September-15 Oktober 2021," pungkas dia.

Baca Juga: Enggak Main-main, Polda Bakal Pelototi dan Screening Relawan PON Papua: Antisipasi Data Kriminal

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19