Kompas TV regional peristiwa

Saksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Telah Lakukan Tes Kebohongan oleh Bareskrim Polri, Hasilnya?

Selasa, 21 September 2021 | 16:40 WIB
saksi-pembunuhan-ibu-dan-anak-di-subang-telah-lakukan-tes-kebohongan-oleh-bareskrim-polri-hasilnya
Suasana lokasi kejadian pembunuhan yang berlokasi di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (30/8/2021). (Sumber: TribunJabar.id)

SUBANG, KOMPAS.TV - Sejumlah saksi dari pembunuhan ibu dan anak di Subang telah menjalani tes kebohongan oleh tim Bareskrim Polri.

Saksi tersebut, yaitu Yosef (55) yang merupakan suami dan ayah dari dua jenazah yang ditemukan di bagasi mobil di jalan di Kawasan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kuasa Hukum Yosef Rohman Hidayat, mengatakan selain Yosef, istri muda Yosef yang bernama Mimin (51) pun menjalani tes kebohongan tersebut.

"Pak Yosef melaluinya hari Kamis (17/8), dari magrib sampai jam 21.00 WIB malam, kemudian dilanjutkan Jumat setelah Jumatan," kata Rohman dikutip dari Antara, Selasa (21/9/2021).

Saat melakukan tes kebohongan itu, Rohman mengungkapkan keduanya diminta menjawab sejumlah pertanyaan.

Salah satunya, kata dia, apakah keduanya melakukan atau menyuruh orang lain untuk melakukan pembunuhan ibu dan anak.

"Keterangannya mereka sama, keduanya mengatakan tidak pernah menyuruh atau melakukan (pembunuhan)," ungkapnya.

Baca Juga: Sidik Jari Yosef Banyak Ditemukan di Lokasi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Ini Kata Pengacara

Dikonfirmasi terkait hasil tes tersebut, tim kuasa hukum menyatakan belum mengetahui hasil dari tes kebohongan yang dilakukan kepolisian itu.

Untuk hasil tes kebohongan ini belum ada keterangan dari pihak Bareskrim Mabes Polri.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19