Kompas TV internasional kompas dunia

Pahlawan Kemanusiaan Rwanda Dituduh Jadi Teroris, Didakwa Penjara 25 Tahun

Selasa, 21 September 2021 | 16:09 WIB
pahlawan-kemanusiaan-rwanda-dituduh-jadi-teroris-didakwa-penjara-25-tahun
Paul Rusesabagina menghadiri persidangan di Rwanda pada 14 September 2020. (Sumber: Associated Press)

KIGALI, KOMPAS.TV - Pria yang pernah menyelamatkan seribuan warga sipil dari genosida Rwanda, Paul Rusesabagina divonis 25 tahun penjara pada Senin (20/9/2021). Ia dituduh terlibat dalam aktivitas terorisme.

Rusesabagina adalah pahlawan kemanusiaan yang melindungi etnis Tutsi ketika genosida Rwanda pada 1994. Genosida ini memakan korban ratusan ribu orang.

Aksi kemanusiaan Rusesabagina pun menginspirasi film Hotel Rwanda yang menceritakan genosida tersebut.

Politisi yang menjadi oposisi rezim Rwanda ini ditangkap pada tahun lalu. Melansir laporan Associated Press, akses ke tim hukum Rusesabagina dibatasi dan kondisi kesehatannya memburuk di tahanan pemerintah.

Baca Juga: Macron Meminta Pengampunan Usai Mengakui Prancis Bertanggung Jawab Atas Genosida Rwanda

Rusesabagina telah meninggalkan Rwanda sejak 1996 dan bermukim di Belgia. Ia “menghilang” pada 2020 saat mengunjungi Dubai, Uni Emirat Arab. Tahu-tahu Rusesabagina sudah berada di Rwanda sebagai tahanan.

Pihak keluarga menduga pemerintah Rwanda menculiknya untuk menghadirkannya secara paksa ke pengadilan. Pihak pengadilan membantah tuduhan itu.

Saat berada di Dubai, Rusesabagina diketahui ditipu agar masuk pesawat yang sudah disewa untuk menerbangkannya ke Kigali, ibu kota Rwanda.

“Kami tahu sejak hari dia diculik bahwa dia akan diputus bersalah atas semua tuduhan palsu itu. Namun, kami juga senang pengadilan sandiwara ini telah berakhir,” tulis pernyataan resmi keluarga Rusesabagina.

Rusesabagina sendiri menegaskan bahwa penangkapan ini akibat kritiknya terhadap Presiden Paul Kagame yang telah berkuasa sejak 2000. Pria berusia 67 tahun itu menyebut rezim Kagame bersalah atas pelanggaran hak asasi manusia.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Lifestyle

9 Tips Agar Tidur Lebih Berkualitas

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:24 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19