Kompas TV nasional aiman

"Pedulilindungi" Bisa Kontrol Pandemi ? | Aiman

Selasa, 21 September 2021 | 14:45 WIB

KOMPASTV - Senin 13 September 2021 lalu, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan fakta mengejutkan, dalam rapat dengan Komisi IX DPR. Ia  menyebutkan ada 3830 orang yang positif Covid 19, berkeliaran di ruang publik. Hal ini terdeteksi oleh Aplikasi PeduliLindungi ketika hendak memasuki tempat umum, pusat perbelanjaan di antaranya yang kemudian tertolak tak bisa masuk. Aplikasi ini saat ini memang digencarkan penggunaannya oleh pemerintah, dalam upaya mengontrol penyebaran covid 19.

Pemerintah, telah mensyaratkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, hampir di seluruh aktivitas masyarakat. Dari pusat perbelanjaan, sarana olahraga, stasiun KRL, hingga syarat untuk bepergian dengan pesawat udara. Aplikasi ini pun terus disempurnakan. Banyak pihak mengapresiasi langkah penggunaan aplikasi ini, namun ada pula yang masih meragukannya. Kekhawatiran akan kebocoran data, hingga validitas data yang muncul lewat aplikasi ini, terdengar.

Aiman, mencoba menjawab keraguan dan kekhawatiran masyarakat, dengan mengunjungi langsung, salah satu lokasi penyimpanan server aplikasi PeduliLindungi. Secara Eksklusif Aiman, melihat bagaimana aplikasi ini bekerja. Aiman juga berbincang dengan Dirjen Aplikasi Informatika, Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dan Kepala Kantor Transformasi Digital, Kementerian Kesehatan, Setiaji, untuk mengetahui lebih dalam, bagaimana sistem kerja PeduliLindungi. Benarkah aplikasi ini aman? 

Penulis : Krisna Aditomo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

PTM Terbatas SMA 3 Palu

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:32 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:41
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19