Kompas TV nasional peristiwa

Pangkogabwilhan I: Tidak Ada Nelayan yang Diganggu Kapal Perang Asing

Selasa, 21 September 2021 | 13:15 WIB

NATUNA, KOMPAS.TV - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya (Laksdya) TNI Muhammad Ali, mengatakan tidak ada kapal asing yang mengganggu nelayan Indonesia di Natuna.

Pernyataan tersebut disampaikan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Muhammad Ali kepada KompasTV, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: Minim Alutsista untuk Amankan Laut Natuna Utara: Butuh 8 KRI, TNI AL Hanya Punya 5 Kapal Perang

Menurut Ali, kapal-kapal perang asing yang ada Natuna hanya melintas di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) dan tidak melakukan intimidasi ke nelayan setempat.

"Nah kalau yang saya lihat dari video yang viral itu, itu kapal-kapal itu melintas di ZEEI, dimana kapal-kapal perang itu juga tidak mengganggu nelayan yang ada di video tersebut. Jadi sebenernya sampai saat ini kita belum pernah mendengar bahwa nelayan kita diganggu oleh kapal perang yang lewat," ucap Pangkogabwilhan I. 

Baca Juga: Militer China Akan Terus di Laut Natuna, Pakar: Pemerintah RI Harus Dorong Nelayan Eksploitasi ZEE

Pangkogabwilhan I kemudian menjelaskan beberapa kapal perang Angkatan Laut negara asing yang sering melintasi Natuna.

"Kapal perang yang lewat itu bukan hanya kapal China. Disitu ada kapal perang Australia yang lewat, ada kapal perang Amerika, ada kapal perang India juga. Jadi disitu memang bebas," pungkasnya.

Video Editor: Febi Ramdani

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Peristiwa

Tiga Orang Meninggal Akibat Gempa Bali

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:46 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19