Kompas TV nasional hukum

Detik-Detik Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri, Berlangsung Selama 1 Jam

Selasa, 21 September 2021 | 12:51 WIB
detik-detik-irjen-napoleon-aniaya-muhammad-kece-di-rutan-bareskrim-polri-berlangsung-selama-1-jam
Tangkapan layar Muhammad kece melalui kanal Youtubenya. (Sumber: Youtube Muhammad Kece)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengungkapkan detik-detik penganiayaan yang dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kasman alias Muhammad Kece.

Andi menuturkan, peristiwa penganiayaan di dalam Rutan Bareskrim Polri itu berawal ketika empat narapidana atau napi termasuk Irjen Napoleon memasuki sel yang dihuni oleh Muhammad Kece.

Baca Juga: DPR Minta Bareskrim Polri Bersikap Profesional dan Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Muhammad Kece

Saat keempat napi tersebut bergerak ke sel Muhammad Kece, jam menunjukkan pukul pukul 00.30 WIB. Namun, tak dijelaskan kapan tepatnya penganiayaan itu terjadi. 

"Secara umum, diawali masuknya NB bersama tiga napi (tahanan) lainnya ke dalam kamar (sel) korban MK sekitar pukul 00.30 WIB," kata Andi dikutip dari Antara, Selasa (20/9/2021).

Setelah berhasil masuk ke dalam sel korban, Irjen Napoleon meminta seorang tahanan mengambil plastik putih yang ada di sel Napoleon.

Baca Juga: Penganiaya M Kece Napoleon Bonaparte Masih Anggota Polri Aktif, Berpangkat Jenderal Bintang 2

Plastik itu diketahui berisi kotoran manusia. Selanjutnya, Irjen Napoleon melumuri Kece dengan kotoran manusia yang sudah disiapkan tersebut.

"Oleh NB, korban dilumuri dengan tinja pada wajah dan bagian badannya," ujar Andi.

Tak berhenti sampai di situ, aksi Irjen Napoleon Bonaparte kemudian berlanjut dengan menganiaya korban Muhammad Kece.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Fadhilah

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19