Kompas TV regional berita daerah

Puluhan Rumah Rusak di Desa Tanjungsari Brebes

Selasa, 21 September 2021 | 09:52 WIB

PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Bencana angin kencang menerjang puluhan rumah di Dukuh Sigedeg Desa Tanjungsari,Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes Minggu (19/9) sore. Sedikitnya ada dua puluh dua rumah rusak yang dilaporkan akibat bencana ini. hingga senin (20/9) pagi, warga masih melakukan perbaikan rumah mereka secara pribadi.

 

Detik- detik terjadinya bencana angin kencang yang terjadi pada jam setengah empat sore ini bahkan sempat terekam kamera warga. beberapa bangunan rusak parah dan sedang rata rata kerusakan terjadi di bagian atap. atap rumah warga berupa genting porak poranda beterbangan terbawa angin kencang.

 

Senin pagi sejumlah warga masih masih melakukan perbaikan terhadap kerusakan yang ditimbulkan angin kencang tersebut. Belum ada petugas dari dinas terkait yang membantu warga melakukan perbaikan.Perbaikan dilakukan warga secara pribadi dengan bergotong royong bersama warga lainnya. Petugas yang datang ke lokasi hanya melakukan pendataan dampak dampak kerusakan.

 

Menurut warga angin kencang berputar putar selama kurang lebih lima belas menit dari areal persawahan menerjang ke pemukiman. Mengetahui atap rumah beterbangan warga langsung berlindung ke tempat yang lebih aman. “ Tak hanya merusak bagian atap rumah, angin kencang juga merobohkan dinding rumah warga lainnya, ujar Sudirso, salah seorang warga yang rumahnya rusak akibat angin kencang itu.

 

Korban bencana angin kencang yang rumahnya rusak berharap mendapatkan bantuan berupa material untuk melakukan perbaikan, agar rumahnya bisa ditempati kembali. berdasarkan data laporan dari dinas terkait mencatat ada dua puluh dua rumah mengalami kerusakan dari ringan hingga parah.

Penulis : KompasTV Pekalongan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19