Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Kemenparekraf dan Kadin Teken MoU untuk Kembangkan Parekraf

Selasa, 21 September 2021 | 09:18 WIB
kemenparekraf-dan-kadin-teken-mou-untuk-kembangkan-parekraf
Kemenparekraf dan Kadin tanda tangani MoU pengembangan parekraf, Senin (20/9/2021) (Sumber: Kompas.tv/Nat)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Tujuan dari MoU tersebut secara garis besar, yaitu membangun kemitraan yang sinergis dan kolaboratif, mempercepat pemulihan dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif antara Kemenparekraf dan Kadin.

Kemitraan ini berlaku untuk lima tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan bersama.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, sangat mendukung Kadin untuk menciptakan lapangan kerja dan memastikan program-program pemerintah tepat sasaran, tepat manfaat juga tepat waktu.

Hal ini sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 yang menyebutkan Kadin merupakan perwakilan dunia usaha.

“Untuk kemitraan ini kita harapkan tentunya secara lima tahun ke depan bisa menghasilkan terobosan-terobosan dalam ruang lingkup yang cukup luas ini termasuk pengembangan produk wisata di bidang industri dan investasi,” ujarnya dalam Weekly Press Briefing Kemenparekraf secara virtual di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Baca Juga: Devisa Anjlok, Menparekraf Manfaatkan Forum Global untuk Ajang Investasi Pariwisata

Adapun, ruang lingkup kemitraan ini antara lain ialah pertukaran dan pemanfaatan data serta informasi, lalu pelaksanaan, pembinaan, dan pemberian dukungan untuk riset serta edukasi dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kemudian yang tak kalah penting adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif, juga kerja sama lainnya sesuai dengan kesepakatan.

“Saya harap ini tidak berhenti sampai di sini, langsung gercep (gerak cepat), karena banyak sekali agenda-agenda yang harus kita lakukan,” kata Sandi.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19