Kompas TV internasional kompas dunia

India Lanjutkan Ekspor Vaksin Covid-19 Oktober Tahun Ini

Selasa, 21 September 2021 | 09:04 WIB
india-lanjutkan-ekspor-vaksin-covid-19-oktober-tahun-ini
Dalam foto yang diambil pada 21 Januari 2021 ini, terlihat pekerja sedang mengemas kotak berisi botol Covishield, yaitu vaksin AstraZeneca yang diproduksi di Serum Institute of India di Pune, India. India mengatakan akan melanjutkan ekspor dan sumbangan vaksin Covid-19 pada Oktober tahun ini. (Sumber: Associated Press)

NEW DELHI, KOMPAS.TV – India yang merupakan negara produsen vaksin terbesar di dunia, akan melanjutkan ekspor dan menyumbangkan surplus vaksin Covid-19 mereka pada Oktober tahun ini.

Sebelumnya mereka menghentikan ekspor vaksin karena mengalami lonjakan kasus domestik yang sangat dahsyat pada April lalu.

Menteri Kesehatan India Mansukh Mandaviya mengatakan, surplus vaksin akan digunakan untuk memenuhi komitmen India terhadap dunia untuk perjuangan kolektif melawan Covid-19.

“Tetapi memvaksinasi orang India akan tetap menjadi prioritas utama pemerintah,” ujar Mandaviya, Senin (20/9/2021), seperti dikutip dari The Associated Press.

Baca Juga: Penelitian di India Sebut Antibodi Covid-19 Turun Drastis setelah 4 Bulan Vaksinasi

India diharapkan menjadi pemasok utama vaksin bagi dunia dan termasuk untuk pasokan vaksin melalui program COVAX.

India mulai mengekspor vaksin pada bulan Januari lalu, tetapi berhenti melakukannya untuk fokus memasok vaksin di dalam negeri, ketika mereka mengalami lonjakan besar infeksi pada April lalu.

Penghentian ekspor vaksin dari India membuat banyak negara berkembang mengalami kekurangan pasokan vaksin.

Sebelum menghentikan ekspor, India sempat menyumbangkan atau menjual sebanyak 66 juta dosis vaksin ke hampir 100 negara.

Mandaviya belum merinci berapa dosis yang akan mereka ekspor. Namun dia mengatakan, produksi vaksin Covid-19 bulanan India telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak April dan diperkirakan akan meningkat menjadi 300 juta dosis pada Oktober.

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Fadhilah

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19