Kompas TV regional hukum

Update: Polisi Telusuri CCTV Dalam Kasus Penembakan Ustaz di Tangerang

Senin, 20 September 2021 | 19:55 WIB

KOMPAS.TV - Polisi menelusuri kamera pemantau, CCTV, dan bukti proyektil peluru dalam kasus penembakan seorang ustaz di Tangerang, Banten. Korban meninggal setelah ditembak di depan rumahnya.

Hingga saat ini, lima saksi sudah diperiksa di antaranya, keluarga dan tetangga korban. Tim laboratorium forensik juga mendapatkan bukti proyektil di rumah korban untuk mengidentifikasi jenis senjata yang dipakai pelaku.

Penembakan terjadi saat kondisi malam hari, sehingga selain bukti CCTV, polisi juga memerlukan keterangan saksi lain yang melihat pelaku.

Bekas peluru masih nampak di pintu rumah korban. Warga bernama Arman alias Alex yang dikenal sebagai ustaz ditembak orang tak dikenal usai menjalankan ibadah sholat Magrib.

Baca Juga: Ustaz Jadi Korban Penembakan oleh Orang Tidak Dikenal

Korban ditembak di depan rumahnya dan mengembuskan napas terakhir saat menuju rumah sakit, akibat luka tembak di bagian belakang menembus ke perut. 

Saksi mengatakan, korban didatangi oleh beberapa orang dan langsung ditembak. Korban sempat berteriak yang mengundang kedatangan warga sekitar.

Sedikitnya lima saksi sudah diperiksa polisi. Saat ini polisi menelusuri kamera CCTV dan menyelidiki jenis proyektil peluru yang digunakan untuk menembak korban.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19