Kompas TV regional peristiwa

Saksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Saling Tuding

Senin, 20 September 2021 | 18:18 WIB

KOMPAS.TV - Genap 1 bulan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih misteri. Hubungan sesama anggota keluarga pun tak harmonis lagi, saling tuding muncul.

Danu keponakan yang juga sepupu kedua korban dicurigai oleh pengacara suami korban Yosef.

Baca Juga: Pakar Duga Penembakan Ustaz di Tangerang Pembunuhan Berencana, Pelaku Berjaket Ojol hanya Eksekutor

Alasannya, pemuda 21 tahun ini kerap mendatangi rumah korban dan memiliki akses masuk ke dalam rumah.

Danu yang merupakan anak dari kakak ketiga korban Tuti atau sepupu dari korban Amel membantah memiliki kunci rumah korban seperti yang selama ini dituduhkan kepadanya.

Ia mengaku hanya datang ke rumah korban jika ada perintah atau disuruh oleh kedua korban atau Yosef.

Danu yang berstatus saksi kunci dari pembunuhan sadis ini telah diperiksa 7 kali oleh penyidik kepolisian, dia bahkan sempat harus menginap di kantor polisi selama 3 hari.

Fakta baru juga muncul dari kasus pembunuhan ibu dan anak ini yang genap 1 bulan ini.

Anjing pelacak menemukan bungkusan di tempat pencucian mobil yang tak jauh dari rumah korban.

Pemilik cucian mobil mengaku sempat diperlihatkan rekaman CCTV oleh polisi. Dalam rekaman terlihat seseorang memasuki tempat pencucian mobil sekitar pukul 07:00 pagi saat belum buka.

Sayang, bungkusan yang dibuang orang misterius hangus terbakar bersama sampah yang lain.

Kasus pembunuhan ini terjadi selang 2 bulan setelah Amel dibelikan mobil baru. Korban dibelikan mobil sebagai hadiah kelulusan dan prestasinya di yayasan milik keluarga.

Penyelidikan terus dilakukan polisi mulai dari memeriksa lebih dari 25 saksi, menganalisis rekaman CCTV, percakapan telepon hingga jejak DNA di lokasi kejadian.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pelaku Jambret Diamankan

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:31 WIB
Berita Daerah

Ratusan Warga Serbu Martabak Gratis

Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:20 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
14:39
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19