Kompas TV nasional kesehatan

Kopi Disinyalir Dapat Cegah Paparan Covid-19, Ini Penjelasannya

Senin, 20 September 2021 | 18:52 WIB
kopi-disinyalir-dapat-cegah-paparan-covid-19-ini-penjelasannya
Ilustrasi manfaat ampas kopi (Sumber: pixabay.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Di masa pandemi Covid-19, kopi ternyata disinyalir berpotensi mencegah paparan Covid-19. Kopi yang kaya kandungan antioksidan, diyakini bisa memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan tubuh,

Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Anggrahini memaparkan orasi ilmiah berjudul "Kopi untuk Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19" dalam puncak Dies Natalis ke-58 FTP UGM, Senin (20/9/2021).

Menurut Sri, dalam berbagai penelitian di luar negeri, kopi menduduki peringkat teratas sebagai asupan yang dinilai mampu mencegah paparan Covid-19.

Baca Juga: Jangan Dibuang! Ini 10 Manfaat Ampas Kopi

“Hal itu mendukung banyak penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa kopi bisa meningkatkan kekebalan tubuh karena adanya kandungan polifenol dan fenolik yang memiliki sifat antioksidan,” ujarnya.

Sekalipun demikian, ia tidak menganjurkan mengonsumsi kopi dalam keadaan perut kosong. Sebab, mengonsumsi kopi saat perut kosong bisa memicu kenaikan kadar gula darah, asam lambung, serta risiko penyakit maag.

Ia menilai, penelitian soal kopi perlu ditindaklanjuti supaya bisa mendorong masyarakat mengonsumsi kopi serta mengetahui batas aman konsumsi kopi.

Baca Juga: Vaksinasi di Warung, Sambil Menikmati Kopi dan Jajanan Tradisional Gratis

Tidak hanya itu, kata Sri, kopi juga bisa digunakan untuk mendeteksi seseorang terkena Covid-19 atau tidak karena memiliki rasa dan aroma yang kuat. Pada umumnya, penderita Covid-19 mengalami gejala hilangnya indera penciuman atau anosmia.

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19