Kompas TV nasional peristiwa

Instalasi Tugu Sepatu Raksasa di Tiga Titik Jakarta Dicopot

Senin, 20 September 2021 | 16:10 WIB
instalasi-tugu-sepatu-raksasa-di-tiga-titik-jakarta-dicopot
Instalasi sepatu Compass raksasa di kawasan Sudirman, Jakarta, yang merupakan bagian dari kegiatan pre-event Festival Kolaborasi Jakarta (Sumber: Compass)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Instalasi tugu sepatu yang sebelumnya sempat dipasang di tiga titik di wilayah Jakarta sejak pekan lalu sudah dicopot. 

"Oh sudah ditake out karena sesuai Compass kan sudah bikin rilis ya pelaksanaannya sampe hari Minggu, 19 September 2021," kata Kabid Ekonomi Dinas Parekraf DKI Jakarta Helma Dahlia kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Helma mengatakan, penarikan tugu sepatu tersebut tidak ada hubungannya dengan vandalisme yang sebelumnya ramai diperbincangkan. 

"Ngga ada (hubungannya dengan vandalisme), memang jadwal sampe hari Minggu," kata Helmi. 

Baca Juga: Pemprov DKI Janji Fasilitasi Tempat untuk Grafiti dan Mural

Diketahui, pemasangan tugu sepatu tersebut merupakan kolaborasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta dengan Jakarta Experience Board (JXB) bertajuk Xpresikan Warnamu. 

Sebelumnya ramai diperbincangkan mengenai aksi vandalisme di instalasi tugu sepatu raksasa Compass di kawasan Sudirman. Instalasi tersebut dirusak dengan coretan grafiti berwarna ungu dan hitam. 

Pemasangan instalsi ini menandakan dimulainya rangkaian acara Festival Kolaborasi Jakarta 2021.

“Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Pemprov DKI dan pelaku ekonomi kreatif terhadap Tahun Internasional Ekonomi Kreatif 2021 yang dicanangkan oleh UNCTAD. Kita menyambutnya dengan turut menggelar instalasi dari para pelaku ekonomi kreatif," kata Gumilar dalam keterangan tertulis, Kamis (16/9) malam. 

"Tujuannya, untuk membangkitkan dan memberikan dukungan kepada pelaku ekonomi kreatif di Jakarta untuk tetap berkreasi di tengah tantangan pandemi,” ujarnya.

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19