Kompas TV bisnis kebijakan

Kerap Akibatkan Kecelakaan, Asosiasi Minta Berat Muatan Truk di Kapal Diawasi secara Ketat

Senin, 20 September 2021 | 14:43 WIB
kerap-akibatkan-kecelakaan-asosiasi-minta-berat-muatan-truk-di-kapal-diawasi-secara-ketat
Ketua DPC INSA Banjarmasin Moch Nurdin. (Sumber: Kompas.tv/Ant)

BANJARMASIN, KOMPAS.TV – Insiden terceburnya truk pengangkut rongsokan besi pada Sabtu (11/9/2021) lalu, memunculkan desakan pengetatan aturan pengawasan berat muatan truk di kapal.

Desakan itu muncul dari pengurus Persatuan Pengusaha Pelayaran Niaga Nasional Indonesia (Indonesian National Shipowners Association/INSA).  "Akibat muatan melebihi dari yang diizinkan ini, berpotensi menyebabkan kecelakaan di laut," kata Ketua DPC INSA Banjarmasin Moch Nurdin, Senin (20/9/2021).

Menurut Nurdin, pemerintah perlu memperketat pengawasan berat muatan truk di kapal guna menjamin keselamatan pelayaran.

Pengawasan mengenai berat muatan ini diharapkan mencegah terulangnya insiden truk pengangkut rongsokan besi, seperti kejadian truk pengangkut saat hendak naik ke KM Kirana IX di dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 12 September 2021 lalu.

Sebelumnya, kuat dugaan truk kelebihan muatan hingga sulit dikendalikan ketika naik menuju kapal. Ketika truk akan masuk, tiba-tiba menabrak bolder kapal hingga tercebur ke sungai.

Truk tersebut dikendarai oleh Suparman dengan muatan berupa besi bekas seberat sekitar 30 ton dan di dalam kabin bersama 8 orang lainnya. Dua orang dari sembilan penumpang truk dinyatakan tewas tenggelam.

Baca Juga: Truk Muatan Batu Diduga Alami Rem Blong di Breksi Sleman, 5 Orang Meninggal

Masalah stabilitas kapal, ditegaskan Nurdin sangat penting untuk menghindari kecelakaan agar kapal tidak terbalik. Untuk itu, sarana timbangan di pelabuhan yang harusnya jadi filter bisa lebih dimaksimalkan lagi untuk memantau berat muatan truk sebelum naik ke atas kapal.

Diakuinya, berdasarkan muatan yang masuk, dari pihak pemilik kapal tidak bisa memantau. Mereka hanya bisa melihat atau merasakan dari sisi gerak kapal ketika berlayar.

Selain itu, dari sisi ekonomi, kelebihan muatan juga merugikan pemilik kapal. Misal, seharusnya bisa memuat 10 mobil dan kargo lebih banyak namun lantaran ada truk yang kelebihan muatan maka berat rendaman kapal lebih cepat terpenuhi.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19