Kompas TV olahraga kompas sport

Marquez Berharap Honda Perbaiki Motor dan Performa Tim agar Tampil Apik Musim Depan

Senin, 20 September 2021 | 11:31 WIB
marquez-berharap-honda-perbaiki-motor-dan-performa-tim-agar-tampil-apik-musim-depan
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez berharap hujan turun di sirkuti misano, (Sumber: Repsol Honda Team)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Marc Marquez baru saja menyelesaikan balapan ke-14 MotoGP 2021 yang berlangsung di Sirkuit Misano, Italia pada Minggu (19/9/2021).

Marc Marquez menyelesaikan balapan MotoGP San Marino 2021 di posisi keempat.

Hasil itu tidak terlalu buruk untuk Marc Marquez yang mengawali balapan MotoGP San Marino 2021 dari urutan ketujuh.

Baca Juga: Hasil MotoGP Misano: Bagnaia Podium Teratas, Bastianini Curi Perhatian

Namun, situasi musim ini berjalan cukup rumit untuk Marc Marquez. Dia merasa pengembangan motor Honda RC213V tidak berada di jalur yang tepat.

"Tahun ini kami tidak memulai dengan cara terbaik, saya secara pribadi dan ketika saya kembali, motornya tak terlalu bagus atau tak ada arah yang jelas," kata Marc Marquez dikutip dari Motosan, Senin (20/9). 

Marquez mencoba mengurai kerumitan-kerumitan yang ada di tubuh timnya. Kerumitan-kerumitan itu khususnya yang terkait dengan RC213V kini mulai terurai seiring dengan kondisi Marc Marquez yang semakin kuat.

Marc Marquez berharap Honda bisa segera menemukan solusi permanen agar tidak lagi repot-repot untuk mencari jalan keluar saat tampil di lintasan berbeda.

"Sekarang, sedikit demi sedikit, arahnya lebih jelas, acap kali sepertinya semuanya pembalap Honda sedikit lebih konsisten," ucap Marc Marquez menjelaskan.

"Tapi saya katakan bahwa ini bukan situasi untuk mengubahnya dari satu sirkuit ke sirkuit lainnya, ini tentang mengeluarkan ide dari kepala kita," imbuhnya.

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19