Kompas TV regional peristiwa

Tinjau PLBN Aruk dan Entikong, Menhub Temukan Warga Masuk Indonesia Belum Tes PCR

Senin, 20 September 2021 | 02:05 WIB
tinjau-plbn-aruk-dan-entikong-menhub-temukan-warga-masuk-indonesia-belum-tes-pcr
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Sumber: Kompas.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau penanganan pelaku perjalanan internasional di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk dan Entikong, Kalimantan Barat, Minggu (19/9/2021).

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan telah resmi membatasi pintu masuk internasional untuk mengantisipasi dan pencegahan penyebaran varian baru Covid 19 termasuk Varian Mu (B.1.621)  ke Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Budi menegaskan penanganan warga khususnya para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang melintas pada kedua PLBN ini harus dilakukan secara intensif dan memastikan yang melintas dalam kondisi sehat.

"Apalagi kita ketahui ada varian baru, Mu dan lambda dan kita tidak ingin ada varian baru itu masuk ke Indonesia," kata Budi dalam keterangan resminya, Minggu (19/9/2021). 

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan, dalam tinjauannya masih ditemukan warga yang melintas masuk Tanah Air, tetapi belum melakukan tes PCR.

"Tadi tadi ada contoh 4 orang dari Malaysia belum dilakukan PCR. Dan di PLBN ini Kemenkes sudah memberikan alat PCR dan juga alat Antigen," ungkapnya. 

Artinya, lanjut Menhub, mereka yang masuk tanpa ada data PCR/Antigen saat keberangkatan, dapat melakukan tes di PLBN tersebut. Sehingga petugas dapat memisahkan mereka yang negatif dan positif Covid-19.

Baca Juga: Cegah Varian Baru Covid-19 Masuk RI, Pemerintah Resmi Batasi Pintu Masuk Internasional

Untuk diketahui, sesuai ketentuan, selain dilakukan tes PCR H-3 sebelum kedatangan, tes juga akan dilakukan di lokasi kedatangan.

Setelah itu, pelaku perjalanan internasional juga wajib di karantina selama 8 hari, di mana pada hari ke-7 harus melakukan Tes PCR kembali.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV/Laman Kementerian Perhubungan RI


BERITA LAINNYA


Lifestyle

9 Tips Agar Tidur Lebih Berkualitas

Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:24 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19