Kompas TV nasional viral

Semarang Jadi Kota Terpanas di Indonesia? Berikut Penjelasan BMKG

Minggu, 19 September 2021 | 22:25 WIB
semarang-jadi-kota-terpanas-di-indonesia-berikut-penjelasan-bmkg
Kota Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Panasnya Kota Semarang, Jawa Tengah, seperti yang dikeluhkan sejumlah pengguna media sosial Twitter di Indonesia, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). BMKG pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Kepala Pusat Informasi Iklim BMKG Dodo Gunawan mengatakan, suhu panas yang dirasakan oleh warga Semarang disebabkan oleh gerak semu tahunan Matahari.

Dodo meyebutkan, saat ini garis edar Matahari sedang bergeser dari utara ke arah selatan dan akan tepat berada di atas khatulistiwa pada 21 September 2021 nanti.

"Jadi, semua kota di Jawa saat ini akan terasa panas. (Namun) fluktuasi tertinggi bisa bervariasi. Hari ini Semarang, besok mungkin kota lain," kata Dodo seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (19/9/2021).

Baca Juga: Viral, Suhu Kota Semarang Ekstrem ketika Kemarau, Pemkot Pasang Pendingin Udara di Jalanan

Dodo menambahkan, predikat kota terpanas akan selalu bervariasi, karena sebuah tempat tidak akan selalu bertemperatur udara tinggi.

"Betul, (predikat kota terpanas) bervariasi dan seluruh kota di Indonesia mencatatkan tren suhu yang cenderung terus meningkat," ujar Dodo.

Sementara itu, Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang Sutikno mengatakan, tidak tepat jika Semarang disebut sebagai kota terpanas.

Menurut Sutikno, suhu maksimum di suatu kota tidak bisa dijadikan sebagai patokan rata-rata suhu hariannya.

"Pemahamannya, (yang tengah ramai dibicarakan) itu suhu maksimum. Bukan berarti suhu rata-rata harian (Kota Semarang)," terang Sutikno.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19