Kompas TV nasional gelar perkara

Pengemudi Ojol Bergelantungan di Sepeda Motor yang Dibawa Lari oleh Debt Collector

Senin, 20 September 2021 | 01:42 WIB

KOMPAS.TV - Media sosial dihebohkan dengan rekaman seorang pengemudi ojek daring yang bergelantungan di atas sepeda motor.

Aksi yang direkam oleh seorang warga ini diketahui terjadi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Lokasi yang tak jauh dari Polsek Kebon Jeruk itu pun langsung tercium oleh pihak kepolisian.

Usai diselidiki diketahui pria berbaju putih ini merupakan seorang debitur jasa peminjam uang. Lantaran tersedat, motornya dibawa lari oknum penagih utang.

Tim KompasTV sempat mendatangi beberapa pedagang kaki lima di sekitar lokasi kejadian, namun tidak ada yang sempat menyaksikan peristiwa perampasan motor oleh pelaku.

Tim KompasTV lantas melanjutkan penelusuran dengan mendatangi kantor polisi tempat tersangka ditangkap.

Kepada Tim KompasTV, polisi menuturkan fakta baru terkait penangkapan tersangka.

Diketahui, selain merampas tersangka juga kerap menjual motor milik debitur yang berhasil ditarik.

Baca Juga: Rekaman Ojek Online Jaga Motornya Ketika Hendak Diambil Debt Collector

Polisi akan menelusuri aliran dana yang dicurigai ada unsur penadahan.

Berdasarkan aturan hukum, Mahkamah Konstitusi memutuskan perusahaan kreditur atau leasing tidak dapat menarik atau mengeksekusi obyek seperti kendaraan atau rumah secara sepihak.

Kami mencoba bertanya dengan salah satu pengamat hukum melalui daring.

Menunggu payung hukum dan memahami sikap sebagai debitur saat melakukan pinjaman menjadi salah satu solusi menekan tindak kekerasan saat terjadi tunggakan. 

Menurut Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia, seorang debitur harus mengetahui syarat eksekusi yang dilakukan para penagih utang.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


SINAU

Apa itu WADA? dan Tujuan Terbentuknya

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:11 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19