Kompas TV regional peristiwa

Dugaan Motif Penyerangan Kelompok Teroris Terhadap Tenaga Kesehatan di Papua

Minggu, 19 September 2021 | 20:15 WIB

KOMPAS.TV - Awal pekan ini, seorang tenaga kesehatan bernama Gabriela Meilani meninggal dalam serangan kelompok bersenjata di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Sementara para tenaga kesehatan yang jadi korban luka kini mendapatkan perawatan di Jayapura.

Motif penyerangan kelompok teroris terhadap tenaga medis di Distrik Kiwirok diduga merupakan aksi balas dendam terhadap aparat atas penangkapan dua anggota teroris bersama lima pucuk senjata pada awal September lalu.

Atas kejadian ini, Ketua Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah papua meminta pemerintah dan aparat keamanan menjamin keselamatan para tenaga kesehatan di Papua.

IDI Papua turut menyesalkan penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata terhadap fasilitas kesehatan yang justru seharusnya dilindungi oleh pihak-pihak yang bertikai. 

Baca Juga: Teroris Ali Kalora Tewas, Polisi Kejar 4 Orang Sisa Anggota MIT

Dalam situasi apa pun, tenaga kesehatan harus lah dilindungi, karena jadi bagian dari pekerja kemanusiaan. Apalagi untuk wilayah Papua yang jumlah dokter dan perawatnya masih terbatas, kehadiran mereka jadi begitu krusial untuk memastikan kesehatan masyarakat.

Sentra kesehatan adalah obyek vital bagi masyarakat, apalagi di wilayah yang infrastruktur kesehatannya terbatas. Ketika tenaga kesehatan jadi korban fasilitas kesehatannya dirusak yang ikut jadi korban adalah masyarakat sekitar, karena pelayanan jadi terhenti. 

Tanpa pelayanan kesehatan memadai sulit membayangkan jaminan kesehatan masyarakat terpenuhi, apalagi di tengah kondisi pandemi seperti saat ini.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19