Kompas TV nasional sapa indonesia

Menjawab Permasalahan Aplikasi Peduli Lindungi, dari Error hingga Sertifikat yang Tidak Muncul

Minggu, 19 September 2021 | 14:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menjadi aplikasi yang begitu penting saat ini, namun Peduli Lindungi juga mendapat beragam keluhan dari masyarakat.

Mulai dari kesulitan mengakses, data yang yang diperlukan tidak tersedia, hingga kesulitan memindai barcode.

Kita akan membahas lebih lanjut soal sederet keluhan di aplikasi Peduli Lindungi bersama Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan, Setiaji.

Tentunya yang sesuai dengan ranah Kementerian Kesehatan. 

Namun saat aplikasi ini menjadi begitu penting, sejumlah keluhan juga muncul dari masyarakat.

Mulai dari aplikasi yang susah diakses, tidak bisa scan barcode, hingga kesalahan data yang tercantum di dalam aplikasi tersebut.

Tak hanya itu, aplikasi yang harus diunduh di ponsel pintar atau smartphone pun menjadi bagian dari keluhan masyarakat.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Satgas Covid-19, Ganip Warsito, menyatakan ke depan, pemerintah akan memberikan kartu vaksin bagi masyarakat yang sudah melakukan dua kali vaksin.

Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir jika tidak memiliki aplikasi Peduli Lindungi. 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19