Kompas TV olahraga kompas sport

MotoGP San Marino 2021: Marc Marquez Berharap Hujan Turun

Minggu, 19 September 2021 | 12:47 WIB
motogp-san-marino-2021-marc-marquez-berharap-hujan-turun
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez berharap hujan turun di sirkuti misano, (Sumber: Repsol Honda Team)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang baru saja menyelesaikan kualifikasi MotoGP San Marino 2021 pada Minggu (19/09/21), mengaku membutuhkan trek basah selama balapan.

Melansir dari Speedweek, Minggu (19/9/) Marc Marquez dengan terus terang mengungkapkan masih punya peluang untuk bersaing dengan rivalnya apabila dengan kondisi hujan. Marquez sendiri saat ini menempati posisi ke 10.

Baca Juga: MotoGp San Marino 2021: Rossi Rindukan Marco Simoncelli

"Kami membutuhkan hujan akhir pekan ini, saya perhatikan itu di pagi hari, karena sangat melelahkan di lereng yang kering," ujar juara dunia delapan kali itu.

Marquez juga mengatakan bahwa ia bermain kompetitif saat berada pada kondisi trek basah. Pembalap dengan julukan Baby Alien tersebut mengakui berharap akan turunnya hujan pada laga kali ini. 

"Kami sedikit lebih kompetitif di lereng yang basah, tetapi kami masih memiliki masalah di sana. Kami masih harus sedikit lebih baik di sini, biasanya kami kuat di sini," tutur Baby Alien.

Selain lintasan dan kendala, rekan dari Pol Espargaro itu juga berbicara masalah teknis jelang MotorGP San Marino 2021. Ia mengatakan menggunakan sasis yang sama dengan rekannya pada MotoGP Aragon lalu.

Baca Juga: MotoGP San Marino 2021: Marquez akan Nikmati Rasa Sakit di Tikungan

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Peristiwa

Tiga Orang Meninggal Akibat Gempa Bali

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:46 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19