Kompas TV regional peristiwa

Instalasi Sepatu Raksasa jadi Sasaran Vandalisme, Wagub DKI: Ke Depan Bisa Kita Fasilitasi

Minggu, 19 September 2021 | 12:10 WIB
instalasi-sepatu-raksasa-jadi-sasaran-vandalisme-wagub-dki-ke-depan-bisa-kita-fasilitasi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyayangkan tindakan vandalisme yang menyasar instalasi sepatu raksasa Compass di kawasan Sudirman. (Sumber: Twitter/@ArizaPatria)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyayangkan tindakan vandalisme yang menyasar instalasi sepatu raksasa Compass di kawasan Sudirman. Instalasi tersebut dirusak dengan coretan grafiti berwarna ungu dan hitam.

Perlu diketahui, instalasi sepatu Compass raksasa itu merupakan bagian dari kegiatan pre-event Festival Kolaborasi Jakarta. Rencananya akan dipajang selama sepuluh hari, mulai 16 hingga 26 September 2021.

Menurut Wagub DKI coretan tersebut salah karena tidak pada tempatnya.

"Coretan ini tidak pada tempatnya," cuit Ahmad Riza Patria dikutip Kompas TV, Minggu (19/9/2021).

Lebih lanjut, Wagub DKI ke depannya akan memfasilitasi ketertarikan masyarakat dalam seni grafiti.

"Ke depan bisa kita fasilitasi dengan lomba desain grafis sepatu Compass, atau beli sepatu produksi UMKM, desain sendiri, agar lebih bagus sesuai selera," ujarnya.

Kendati demikian, terkait coretan di instalasi tersebut pihaknya tengah menindaklanjuti.

"Pelanggaran ini sedang ditindaklanjuti oleh Ibu Bapak kami dari Satpol PP Provinsi DKI Jakarta," ucapnya.

Baca Juga: Menuju Festival Kolaborasi Jakarta, Sepatu Compass Raksasa Terlihat di Sejumlah Tempat

Bagi yang sering melewati sejumlah tempat di Jakarta, seperti GOR Velodrome, Lapangan Banteng, dan kawasan Sudirman, belakangan ini pasti tidak asing dengan kehadiran sepatu Compass raksasa.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19