Kompas TV olahraga kompas sport

Sebut Wasit Gila, Joao Felix Dikartu Merah

Minggu, 19 September 2021 | 04:05 WIB
sebut-wasit-gila-joao-felix-dikartu-merah
Joao Felix dihukum kartu merah dalam laga Atletico Madrid vs Athletic Bilbao, Sabtu (18/9/2021). (Sumber: Manu Fernandez/Associated Press)

MADRID, KOMPAS.TV - Penyerang Atletico Madrid, Joao Felix dihukum kartu merah ketika timnya menghadapi Athletic Bilbao dalam lanjutan La Liga Spanyol, Sabtu (18/9/2021) malam waktu Indonesia. Atletico Madrid pun mesti bermain dengan 10 orang dan mengakhiri laga dengan skor 0-0.

Felix dikartu merah hanya 18 menit sejak menggantikan Antoine Griezmann. Penyerang asal Portugal itu diberi kartu kuning kedua hanya dalam waktu beberapa detik setelah kartu kuning pertama. Pasalnya, Felix disebut menghina wasit setelah dianggap menampar pemain lawan, Unai Vencedor.

Felix murka terhadap keputusan wasit Gil Manzano yang memberinya kartu kuning karena dianggap menampar pemain lawan. Padahal, pada saat kejadian, wasit memutuskan bahwa pelanggaran dilakukan Vencedor kepadanya terlebih dulu. Melansir Observador, eks Benfica ini kemudian menghina wasit dengan menyebutnya “gila”.

Baca Juga: Diego Simeone Perpanjang Kontrak di Atletico Madrid hingga 2024

Kejadian tersebut terjadi pada menit 78. Saat itu, Felix yang memunggungi gawang, menerima bola dan hendak menyerang. Felix kemudian melakukan rotasi ke arah gawang dan mencoba berakselerasi.

Vencedor, yang berhasil dilewatinya, terlihat berupaya menarik bagian bawah jersei Felix. Saat sedang berakselerasi, lengan Felix yang terayun terlihat mengenai muka Vencedor.

Gil Manzano menganggap penyerang berusia 21 tahun itu telah menampar pemain lawan dan memberinya kartu kuning. Felix, tidak terima dengan keputusan wasit, sontak berkata, “Saya [melakukan pelanggaran]? Kamu gila!” sambil menuding wasit.

Wasit pun segera memberinya kartu kuning kedua setelah mengatakan hal tersebut. Ini adalah kartu merah pertama sepanjang karier profesional Felix.

Menanggapi kejadian tersebut, pensiunan wasit Spanyol, Iturralde Gonzalez menyebutkan bahwa keputusan wasit tidaklah tepat. Ia juga mempertanyakan keputusan Gil Manzano yang mengkartu kuning Felix ketika dia justru menjadi pihak yang dilanggar.

“Itu seharusnya kartu merah langsung, bukan kartu kuning kedua. Anda tidak dapat menjadi pengadil di mana pun atau pergi ke Piala Dunia jika seorang pemain mengatakan “kamu gila” tepat di muka Anda dan Anda tidak mengeluarkan kartu merah langsung,” kata Iturraled kepada AS.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19