Kompas TV nasional wawancara

Panglima Koarmada I Sebut Standar Jumlah KRI untuk Jaga Laut Natuna Sangat Minim

Sabtu, 18 September 2021 | 22:59 WIB

KOMPAS.TV - Beberapa hari terakhir ramai pembicaraan terkait banyaknya kapal perang asing yang memasuki perairan Indonesia khususnya di sekitar kawasan Laut Natuna, Kepulauan Riau.

Kehadiran kapal perang tersebut membuat nelayan lokal di sekitar Perairan Natuna takut melaut.

Sementara itu, Panglima Komando Armada I, Laksamana Muda Arsyad Abdullah, memastikan tidak ada kapal dari Tiongkok atau Vietnam yang berlayar di Perairan Natuna Utara.

Setelah melihat langsung kondisi perairan Indonesia, ia pun memastikan bahwa informasi yang menyebut ribuan kapal asing berlayar di perairan Natuna Utara, tidak benar.

Pengamat Militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menyebut Indonesia harus selalu waspada terhadap berbagai macam ancaman.

Indonesia menyiagakan 4 kapal perang di sekitarnyasebagai respon dari  aktivitas di kapal perang Tiongkok. 

Patroli keamanan harus ditegakkan demi memastikan hak berdaulat Indonesia tidak terusik sebab kasus pelanggaran wilayah oleh kapal asing kerap terjadi.

Bukan kali pertama kapal asing masuk ke wilayah zona ekonomi ekslusif Indonesia di laut Natuna Utara.

Lalu apa arti dari kehadiran kapal perang Tiongkok masuk di laut Natuna Utara bagi hak berdaulat Indonesia?

Simak pembahasannya bersama Panglima Komando Armada I, Laksamana Muda Arsyad Abdullah, dan Pengamat Pertahanan dan Militer, Connie Rahakundini Bakrie.
 

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19