Kompas TV internasional kompas dunia

Serangan Drone Salah Sasaran, Pentagon Meminta Maaf ke Warga Afghanistan yang Jadi Korban

Sabtu, 18 September 2021 | 22:20 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.TV - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Lloyd Austin meminta maaf terkait serangan drone salah sasaran yang menewaskan sejumlah warga sipil Afghanistan pada bulan Agustus lalu.

Permintaan maaf tersebut disampaikan oleh juru bicara Pentagon, John Kirby, dalam konferensi pers di Washington DC, Jumat (17/9/2021).

“Atas nama Departemen Pertahanan, ia (Lloyd Austin) menyampaikan belasungkawa terdalamnya kepada anggota keluarga yang masih hidup dari mereka yang terbunuh, termasuk bapak (Zamairi) Akmadhi dan staf dari Nutrisi dan Pendidikan Internasional, pegawai bapak Akmadhi,” ucap Kirby.

Baca Juga: Drone AS Salah Sasaran, Mau Incar ISIS-K Malah Tewaskan Relawan & Keluarga

Laporan penyelidikan menemukan hanya warga sipil yang tewas dalam serangan drone mematikan itu.

Padahal serangan drone tersebut ditujukan untuk menggempur kelompok ISIS-K.

Penyelidikan militer lanjutan juga akan dilakukan perihal serangan drone itu.

Baca Juga: Serangan Drone AS Tewaskan Anak-Anak, Warga Afghanistan Berang

“Untuk itu, ia telah meminta tinjauan menyeluruh dari penyelidikan yang baru saja diselesaikan oleh Komando Pusat AS, dan ia telah meminta tinjauan ini untuk mempertimbangkan sejauh mana penyelidikan telah melihat semua konteks dan informasi yang tersedia, sejauh mana langkah-langkah akuntabilitas yang perlu diambil, dan pada tingkat apa, dan sejauh mana otoritas yang bertindak,  Prosedur dan proses perlu diubah untuk ke depannya,” pungkasnya.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Aryo bimo

Sumber : APTN & Department of Defense


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19