Kompas TV regional peristiwa

IPW Minta Kapolda Riau Usut Kematian Siswa SPN Rohidin Dihir

Sabtu, 18 September 2021 | 16:52 WIB
ipw-minta-kapolda-riau-usut-kematian-siswa-spn-rohidin-dihir
Ilustrasi kematian pasien Covid-19. (Sumber: Pixabay/Soumen82hazra)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi untuk mengusut tuntas meninggalnya Siswa Bintara Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Rohidin Dihir asal Raja Ampat, Papua Barat, pada Kamis (16/9/2021) di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

"Penyelidikan patut dilakukan Kapolda, sebab pihak keluarga merasa ada kejanggalan dengan kematian Rohidin."

"Keluarga menduga adanya tindakan kekerasan, penganiayaan terhadap almarhum saat mengikuti pendidikan di SPN Polda Riau," kata Sekejn IPW, Data Wardhana dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/9/2021).

Dia mengatakan hal itu perlu dilakukan sehingga hak untuk tahu dari orang tua korban terpenuhi.

"Dengan adanya transparansi pada konsep Polri Presisi sekarang ini, sepatutnya penyebab kematian Rohidin dipublikasikan oleh Kapolda Riau," jelasnya.

Baca juga: Taruna PIP Semarang Tewas Dianiaya Senior, 5 Orang Jadi Tersangka

Untuk diketahui, Rohidin Dihir bersama 158 Calon Siswa Bintara asal pengiriman Polres Raja Ampat melanjutkan tes tahap dua di Polda Papua Barat. Kemudian, dia dinyatakan lolos seleksi, dan akhirnya dapat mengikuti pendidikan di SPN Polda Riau.

Sebelumnya, polisi mengatakan meninggalnya Rohidin dikarenakan sakit, namun pihak keluarga tidak percaya. Pasalnya, almarhum dari awal mengikuti seleksi masuk Bintara Polri mempunyai hasil yang membanggakan baik dari hasil seleksi akademik maupun kesehatan.

Bahkan, Rohidin mempunyai kemampuan fisik dan kesehatan yang baik saat mengikuti seleksi hingga masuk pendidikan Sekolah Bintara Polri di SPN Polda Riau.

"Pihak kepolisian menyatakan, siswa SPN Polda Riau dari Papua Barat atas nama Rohidin Dihir/ Ton II B Yon 1 meninggal dunia di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru karena Sakit dengan diagnosa suspect Leukimia + hepatospleenomegali (pembesaran hati dan limpa)," kata Data.

Penulis : Baitur Rohman | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19