Kompas TV nasional peristiwa

Heboh! Nelayan Natuna Diintimidasi Oleh Kapal Coast Guard Vietnam Saat Memancing di Perairan Natuna

Sabtu, 18 September 2021 | 14:17 WIB

NATUNA, KOMPAS.TV – Sebuah kapal nelayan tradisional Natuna mendapat intimidasi dari kapal coast guard Vietnam saat mencari ikan di perairan Natuna Utara.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua Aliansi Nelayan Natuna Hendri mengatakan.

“Kronologi dari kejadian ini adalah ketika nelayan Natuna sedang menangkap ikan di wilayah tersebut, didatangi oleh coast guard Vietnam, nelayan natuna diusir bahkan didempet”, ungkap Hendri dalam sebuah video yang diterima Kompas TV.

Ia menyebut, beruntung nelayan Natuna kemudian mendapatkan perlindungan dari angkatan laut Indonesia yang saat itu tengah berjaga.

Baca Juga: Kapal Militer China Ganggu Nelayan di Laut Natuna

“Ketika itu ada kapal angkatan laut kita, yang ikut membantu nelayan natuna melindungi dari pengejaran kapal coast guard tersebut. kapal angkatan laut kita menurunkan raider mereka untuk menghalangi kapal coast guard memburu nelayan Natuna”, tambahnya.

Ia menyebut, kondisi di perairan Natuna Utara saat ini tidak bisa dikatakan aman, lantaran banyaknya aktivitas kapal ikan asing yang juga menangkap ikan di perairan Indonesia. 

“Di laut Natuna itu tidak aman Pak. Ada aktivitas kapal ikan asing yang menangkap asing di laut Natuna Utara, kemudian ada coast guard mereka yang senantiasa melindungi kapal-kapal ikan asing tersebut. Kadang kala kapal coast guard ini memburu dan mengejar nelayan Natuna dan mengusir nelayan Natuna dari perairan itu. Padahal perairan itu adalah laut Indonesia”, pungkasnya.

Penulis : Abdur Rahim

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19