Kompas TV nasional peristiwa

Dewan Pers Angkat Bicara Soal Hoaks Megawati Alami Koma

Sabtu, 18 September 2021 | 12:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dewan Pers akan menganalisis dan melakukan pengecekan terhadap badan hukum Forum News Network (FNN), yang sempat menyebarkan informasi hoaks atau berita bohong tentang Megawati Soekarnoputri dalam kondisi koma.

Informasi ini sempat tersebar dalam kanal Youtube Hersubeno Arief Point beberapa hari lalu.

Baca Juga: Jika Konten ‘Megawati Koma’ Karya Jurnalistik, Dewan Pers Bakal Lindungi Hersubeno Arief

Hingga saat ini, Dewan Pers belum menerima permintaan pelindungan hukum dari Forum News Network.

"Sejauh ini Dewan Pers belum menerima permintaan untuk perlindungan dari media tersebut. Kami menunggu dan apabila ada permintaan kami akan menganalisa karya jurnalistiknya," ucap Hendry.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun, secara virtual kepada KompasTV, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: PDIP Jakarta Polisikan Hersubeno Arief soal Dugaan Penyebaran Hoaks Megawati Sakit

Hendry menyatakan, pihak Dewan Pers akan melakukan kroscek konten apakah Youtube Hersubeno Arief Point termasuk dalam karya jurnalistik.

Hendry menambahkan, Dewan Pers akan melindungi karya jurnalistik yang berbadan hukum resmi.

Namun, hingga kini Forum News Network diketahui belum terverifikasi.

Video Editor: Faqih Fisabilillah 

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19