Kompas TV nasional peristiwa

Alex Noerdin Batal Ditahan di Rutan KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 12:39 WIB
alex-noerdin-batal-ditahan-di-rutan-kpk
Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka dalam Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan Tahun 2010-2019. (Sumber: istimewa)

JAKARTA, KOMPAS. TV – Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin batal ditahan di Rumah Tahanan Kelas 1 Cipinang Cabang Rutan KPK. Tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel periode 2010-2019 itu akhirnya ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Direktur Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi mengatakan Alex Noerdin batal ditahan di Rutan KPK karena rutan tersebut sudah penuh.

Menurut Supardi, Kejaksaan Agung memang berencana menahan Alex Noerdin di Rutan KPK. Namun saat tiba di sana, ternyata pihak rutan mengabarkan bahwa tempat tersebut sudah penuh.

Akhirnya Alex Noerdin dan tersangka lainnya yaitu Muddai Madang ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

"Enggak jadi di Rutan KPK, kami sudah bawa ke sana, tiba-tiba berubah katanya penuh, akhirnya kami bawa ke sini (Rutan Kejaksaan Agung," kata Supardi seperti dikutip Antara, Sabtu (18/9/2021).

Baca Juga: Alex Noerdin Terjerat Kasus Korupsi, MKD DPR RI Tak Akan Intervensi Proses Hukum

Sebelumnya, Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi PDPDE Gas Sumatera Selatan, yakni Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Muddai Madang selaku Direktur PT Dika Karya Lintas Nusa (DKLN) merangkap Direktur Utama PDPDE Gas Sumsel.

Setelah menyandang status tersangka, keduanya langsung ditahan. Alex awalnya akan ditahan di Rutan Kelas I Cipinang Cabang Rutan KPK, sedangkan Muddai di Rutan Salembang Cabang Kejaksaan Agung RI.

Namun karena kondisi rutan sudah penuh, Alex akhirnya ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Baca Juga: Golkar Siap Advokasi Kasus Dugaan Korupsi Alex Noerdin

"Saya ndak mau banyak berdinamika, ya sudahlah dibawa ke Rutan Kejagung. Yang pasti mereka berdua berbeda sel, tidak disatukan," ucap Supardi.

Alex dan Muddai akan ditahan selama 20 hari terhitung dari tanggal 16 September sampai dengan 5 Oktober 2021.

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV/Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19