Kompas TV otomotif news

Jangan Nekat! Berani Belok Kiri Sembarangan di Persimpangan, Siap-siap Didenda Rp500 Ribu

Sabtu, 18 September 2021 | 11:53 WIB
jangan-nekat-berani-belok-kiri-sembarangan-di-persimpangan-siap-siap-didenda-rp500-ribu
ILUSTRASI: Tanda penunjuk 'Belok Kiri Jalan Terus' dan 'Belok Kiri Ikuti APILL', jika sembarangan, siap-siap kena denda Rp500 ribu. (Sumber: Kompasiana)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Demi keselamatan semua, berkendara di jalanan tidak boleh sembarangan, ada aturannya.

Maka wajib mematuhi setiap rambu lalu lintas ataupun alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL). Termasuk perihal belok kiri di persimpangan. 

Pengguna jalan, terutama pengendara kendaraan bermotor tidak boleh asal belok kiri di persimpangan. Tetap harus mengikuti tanda dan isyaratnya.

Jika melanggar, siap-siap Anda bisa dikenai denda sebesar Rp500.000.

Untuk diketahui, tidak semua persimpangan memberikan isyarat untuk belok kiri bisa langsung. Ada juga beberapa daerah yang menerapkan aturan berbelok kiri tidak bisa langsung dan harus mengikuti APILL.

Baca Juga: Satpol PP Copot Selebaran Vandalisme di Rambu Lalin

Aturan mengenai belok kiri di persimpangan sudah dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam Pasal 112 ayat 3 disebutkan: 

“Pada persimpangan jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, pengemudi kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh rambu lalu lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.”

Sebelumnya, aturan tersebut dituliskan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Penulis : Hedi Basri | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19