Kompas TV regional berita daerah

Cenderung Stabil, Bisnis Karet Masih Bernilai Saing di Tengah Pandemi, Bahkan Harga Diprediksi Naik

Jumat, 17 September 2021 | 15:50 WIB

TANAH LAUT, KOMPAS.TV - Harga jual karet yang cenderung stabil selama hampir dua tahun terakhir membuat bisnis karet masih menjadi bisnis yang bernilai saing di tengah pandemi covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh petani karet asal Kabupaten Tanah Laut harga jual karet khususnya jenis karet alam latin cenderung stabil, meski terkadang kondisi cuaca kerap berpengaruh terhadap kuantitas hasil produksi.

“Kalau musim kemarau kan lebih sedikit kadang bisa mencapai 15 kilo, kalau musim penghujan target itu mencapai 30 kilo ada yang sampai 40 kilo,” Ujar Petani Karet, Sirah.

Baca Juga: Rentan Dilanda Banjir, Mensos Risma Minta Bupati Tala Bangun Selter

Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Kalsel-Teng mengungkapkan kondisi ini termasuk catatan menggembirakan karena sejak dua tahun terakhir rata-rata pabrik karet di wilayah Kalselteng masih minim pemutusan hubungan kerja karyawan meski terdapat beberapa perubahan pada jam masuk kerja.

“Selama pandemi berlangsung 2 tahun ini pabrik karet tidak ada pemberhentian pekerja, jadi karyawan tetap terus bekerja,” ujar Ketua Gapkindo Kalselteng , Andreas Winata.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Petani di Banjar Pilih Panen Padi Lebih Awal, Khawatir Kembali Diterjang Banjir

Harga karet dalam dua bulan terakhir mengalami peningkatan sebelumnya pada juli lalu harga ekspor karet berkisar di harga 1,63 USD dan pada Agustus lalu tercatat harga ekspor karet mencapai 1,73 USD sedangkan pada September ini harga ekspor karet masih berada di angka 1,72 dolar Amerika .

Harga karet diprediksi akan bertahan bahkan bisa kembali naik hingga akhir tahun nanti karena permintaan karet yang cukup tinggi dari negara produsen .

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19