Kompas TV internasional kompas dunia

Mencurigakan, Polisi Selandia Baru Selidiki Kasus Kematian Tiga Anak

Jumat, 17 September 2021 | 14:40 WIB
mencurigakan-polisi-selandia-baru-selidiki-kasus-kematian-tiga-anak
Polisi menyelidiki kematian tiga bersaudara di kota Timaru, Selandia Baru, Jumat (17/9/2021). (Sumber: Associated Press)

WELLINGTON, KOMPAS.TV — Tiga anak yang baru saja pindah ke Selandia Baru dari Afrika Selatan, ditemukan tewas di tempat yang sama. Polisi Selandia Baru tengah menyelidiki kasus ini dan mencurigainya sebagai kasus pembunuhan.

Polisi mengatakan, mereka tidak mencari adanya kemungkinan tersangka dari luar. Insiden ini terjadi di sebuah rumah di kota Timaru, Kamis (16/9/2021) malam.

Seperti dikutip dari The Associated Press, petugas juga menemukan seorang wanita di tempat yang sama, yang saat ini dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi stabil.

Baca Juga: Perubahan Iklim Bawa Selandia Baru ke Musim Dingin Terhangat yang Pernah Tercatat

Polisi mengatakan korban tewas adalah tiga bersaudara, yaitu dua anak kembar berusia tiga tahun dan seorang lagi berusia tujuh tahun. Keluarga mereka baru pindah ke Selandia Baru dari Afrika Selatan, dan baru seminggu yang lalu keluar dari fasilitas karantina wajib pemerintah Selandia Baru.

Dalam konferensi pers singkat, polisi mengatakan penyelidikan masih dalam tahap awal dan mereka belum bisa merilis banyak fakta dari peristiwa ini, termasuk nama anak-anak itu dan bagaimana mereka meninggal.

Baca Juga: Larry Page, Pendiri Google, Resmi Jadi Warga Selandia Baru

Inspektur Dave Gaskin, komandan daerah Aoraki, mengatakan kematian itu sangat menyedihkan bagi penduduk Timaru. Karena bulan lalu, lima remaja di kota ini tewas dalam kecelakaan mobil.

Dikutip dari Stuff, tetangga mereka Karen dan Brad Cowper menelepon polisi tepat setelah jam 10 malam, ketika mereka mendengar seorang pria berteriak dan menangis.

Para tetangga kemudian menghampiri pria itu dan bertanya padanya, apakah dia baik-baik saja? Tetapi lelaki itu tidak menjawab, namun dia berkata, "Apakah ini benar-benar terjadi?"

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19