Kompas TV entertainment selebriti

Blak-blakan, Krisdayanti Ngaku Gelontorkan Rp3 Miliar untuk Nyaleg

Jumat, 17 September 2021 | 10:51 WIB
blak-blakan-krisdayanti-ngaku-gelontorkan-rp3-miliar-untuk-nyaleg
Anggota DPR RI Krisdayanti (Sumber: Instagram/@krisdayantilemos)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah mengungkap besaran gaji yang diterima wakil rakyat, penyanyi sekaligus anggota DPR Krisdayanti kini mengungkap fakta lain dari perjuangannya merambah dunia politik.

Perempuan yang akrab disapa KD ini bercerita tentang caranya menarik perhatian warga selama masa kampanye di daerah pemilihan (dapil) V Jawa Timur.

Saat berkampanye, istri Raul Lemos itu mengaku mendatangi warga secara langsung ke rumah mereka satu per satu. Terhitung ada 600 titik yang didatangi KD untuk meyakinkan masyarakat agar memberikan suara mereka kepadanya.

Baca Juga: Krisdayanti Blak-blakan Bicara Gajinya sebagai Anggota DPR: Dana Aspirasi Kembali Lagi ke Masyarakat

"Saya pikir cara saya untuk datang di tiap titik, saya ketuk tiap rumah, selama 7 bulan itu ada 471 desa, 600 titik, jadi mungkin adalah pendekatan humanis yang kerja nyata, mungkin karena sudah lama, Malang Raya kan itu luas sekali," cerita KD dilansir dari Kompas.com, Jumat (17/9/2021).

Kemudian, Krisdayanti blak-blakan membongkar besaran biaya yang dikeluarkannya untuk mencalonkan diri menjadi anggota badan legislatif alias nyaleg.

"Rp3 miliar, sekitar itu," ungkap Krisdayanti.

Jumlah uang yang dikeluarkan Krisdayanti itu ternyata dinilai hanya sedikit jika dibandingkan dengan biaya kampanye pada umumnya.

"Ya karena murah modalnya, saya nyanyi gratisan, gak pakai bayar, kadang teman-teman lain pada enggak setuju, 'kok cuma segitu'," jelasnya.

Baca Juga: Krisdayanti Klarifikasi soal Gaji Gaji 'Selangit' Anggota DPR: Bukan Pendapatan Pribadi

Penulis : Dian Septina | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19