Kompas TV regional berita daerah

Polisi Cek Kejiwaan Oknum Dokter Campurkan Sperma ke Makanan

Jumat, 17 September 2021 | 09:37 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Oknum dokter yang dilaporkan ke Polda Jawa Tengah oleh seorang ibu rumah tangga, yang merupakan istri temannya yang juga berprofesi sebagai dokter, karena mencampur sperma ke makanan, masih menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudussy, menjelaskan berkas perkara kasus tersebut masih dalam tahap kelengkapan. Pelaku juga masih perlu melakukan pemeriksaan kejiwaan dan membutuhkan penanganan medis oleh psikiater dan psikolog.

“Saat ini yang bersangkutan sudah tersangkakan dan sudah diberkas. Pemberkasan sudah P-19. Ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki, dan yang bersangkutan dalam penanganan dokter kejiwaan di salah satu dokter di Kota Semarang,” kata Kombes Pol M Iqbal Alqudussy.

Kasus seorang dokter yang diduga mencampurkan sperma ke dalam makanan ini awalnya dilaporkan oleh kuasa hukum dan pendamping korban bernama Dewi (31) dari LBH LRC Kjham Semarang, sejak bulan Maret lalu. Kasus sempat ditolak oleh pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan dikembalikan ke Polda Jawa Tengah, dengan meminta pihak polisi melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku ke psikiater.

Aksi pelaku mulai terungkap pada Oktober 2020 setelah korban curiga tudung saji yang selalu berubah posisi, dan akhirnya merekam aksi pelaku yang mencampur sperma ke makanan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma berat, gangguan makan, hingga harus memulihkan psikologisnya usai mengetahui rekaman video tersebut.

“Karena iseng dan curiga tudung saji berubah posisi terus, di tanggal 4 Desember korban merekam situasi yang ada di meja makan. Setelah itu korban mandi dan menganggap tidak beranggapan bahwa makanan dicampur sperma dan akhirnya makan. Setelah itu korban baru melihat video,” ujar Nia Lishayati, kuasa hukum korban.

Sementara itu, atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 281 KUHP tentang kejahatan terhadap kesopanan, dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan.

#poldajawatengah #kotasemarang #mencampurspermakemakanan

 

 

 

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV Jateng


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19