Kompas TV internasional kompas dunia

Lembah Panjshir Kini Kosong Melompong Usai Taliban Kuasai Hampir Seluruh Provinsi

Jumat, 17 September 2021 | 02:35 WIB
lembah-panjshir-kini-kosong-melompong-usai-taliban-kuasai-hampir-seluruh-provinsi
Salah satu kendaraan pengangkut pasukan Taliban hasil rampasan dari pemerintah sebelumnya terlihat hancur usai diserang pasukan perlawanan Panjshir. Kini lembah itu hampir kosong dan tersisa hanya lansia (Sumber: Wakil Kohsar/France24 via AFP)

PANJSHIR, KOMPAS.TV - Pasukan perlawanan terhadap Taliban di Panjshir Afghanistan bersumpah untuk memerangi Taliban sampai orang terakhir. Namun, hampir dua minggu setelah Taliban merayakan kemenangan atas Panjshir, wilayah itu kini tampak kosong dan ditinggalkan.

Di banyak desa, hanya orang tua dan ternak yang tersisa.

Duduk di bawah tenda sebuah toko yang kini tutup, Abdul Ghafoor merenungkan desanya yang kini sepi, berlokasi di sisi bukit berbatu di distrik Khenj.

"Sebelumnya, hampir 100 keluarga tinggal di sini," katanya. "Hanya ada tiga yang tersisa sekarang. Semua orang telah pergi."

Sebagian besar telah melarikan diri ke selatan arah ibu kota Kabul sebelum Taliban menyerbu bulan lalu, katanya.

Lebih jauh ke lembah di Malaspa, di jalur hijau di sepanjang sungai, penduduk desa pernah bertemu untuk berbagi gosip dan berita.

Sekarang hanya seekor keledai dan Khol Mohammad, yang berusia 67 tahun dan pincang, tetap berada di Malaspa dengan beberapa orang tua lainnya.

"Beberapa keluarga tinggal, tetapi sekitar 80 lainnya semua pergi," katanya.

Baca Juga: Taliban Dituduh Blokade Makanan dan Eksekusi Mati Warga Panjshir

Tentara Taliban berjaga dengan senjata berat di Lembah Panjshir setelah berhasil memukul mundur perlawanan dan menguasai hampir seluruh provinsi (Sumber: Wakil Kohsar/France24 via AFP)

Ini adalah cerita yang sama di desa demi desa yang dikunjungi AFP, seperti yang dilansir France 24, Kamis (17/09/2021) saat melakukan perjalanan melalui tiga dari tujuh kabupaten yang terkena dampak paling parah di provinsi itu.

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/France24


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:39
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19