Kompas TV internasional kompas dunia

Suntik Mati Sukarela Kini Legal di Negara Bagian Australia Ini

Jumat, 17 September 2021 | 05:05 WIB
suntik-mati-sukarela-kini-legal-di-negara-bagian-australia-ini
Ilustrasi Euthanasia, atau suntik mati dengan bantuan dokter. (Sumber: Shutterstock/ Joel Bubble Ben)

BRISBANE, KOMPAS.TV – Euthanasia atau suntik mati sukarela kini dilegalkan di negara bagian Queensland, Australia, Kamis (16/9/2021). Queensland menjadi negara bagian ke-5 yang melegalkan euthanasia.  

Melansir Associated Press, Parlemen Queensland meloloskan undang-undang tentang pembunuhan atas nama belas kasihan itu dengan hasil voting 61 suara dari total 93 anggota parlemen.

Pengesahan UU itu dilakukan 20 tahun lebih setelah Australia mencabut UU Euthanasia pertama di dunia bagi mereka yang sakit parah itu.

New South Wales yang memiliki jumlah populasi terpadat di negeri kangguru itu kini menjadi satu-satunya negara bagian yang tidak – atau belum – mengizinkan euthanasia.

Wilayah Utara dan Wilayah Ibu Kota Australia tidak memiliki hak yang sama seperti negara bagian, dan Parlemen Federal telah melarang mereka membuat UU semacam itu.

Baca Juga: Parlemen Spanyol Sahkan Undang-Undang Euthanasia

UU yang akan berlaku mulai Januari 2023 itu memperbolehkan mereka yang menderita karena sakit atau mengalami kondisi medis lanjut, progresif dan akhir, untuk mengakses apa yang dijuluki sebagai kematian dengan bantuan sukarela itu.

Syaratnya, kondisi mereka diperkirakan akan mengalami kematian dalam jangka waktu setahun, memiliki kemampuan mengambil keputusan, dan tanpa paksaan.

Wakil Perdana Menteri Queensland Steven Miles menyatakan, UU itu akan meredakan kesakitan dan penderitaan para pasien yang sakit parah.

“Kami telah melalui perdebatan penuh pertimbangan yang sangat sulit,” aku Miles.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Fadhilah

Sumber : Associated Press


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19