Kompas TV nasional peristiwa

Renovasi Lapas Tangerang Segera Dilakukan, Tinggal Tunggu Penyidikan Polisi Selesai

Kamis, 16 September 2021 | 23:15 WIB
renovasi-lapas-tangerang-segera-dilakukan-tinggal-tunggu-penyidikan-polisi-selesai
Sejumlah petugas melakukan pemeriksaan setelah terjadinya kebakaran Lapas Tangerang, Rabu (8/9/2021) (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti mengatakan, renovasi sel Blok C2 di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, akan dilakukan dalam waktu dekat.

Namun demikian, itu baru bisa dilakukan setelah penyidikan oleh pihak Polri selesai.

"Saat ini lokasi kebakaran di blok C2 masih di garis polisi untuk proses penyidikan. Oleh karena itu proses renovasinya kita masih menunggu arahan dari Polri," ujar Rika dalam pesan suara diterima media, Kamis (16/9/2021).

Rika menjelaskan, renovasi Blok C2 yang menjadi TKP kebakaran memang harus dilakukan. Mengingat, kondisi lapas mengalami kerusakan parah akibat kebakaran yang terjadi pada 2 September 2021 lalu.

Selain itu, lapas telah melebihi kapasitas dan para warga binaan yang selamat terpaksa dititipkan di beberapa blok lain yang ada di Lapas Tangerang.

Baca juga: Tambah 7, Total Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Diserahkan ke Keluarga Jadi 39

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan analisa terkait struktur bangunannya apakah masih bisa dibangun kembali atau dirobohkan dan dibangun dari awal lagi.

"Tim sudah bekerja dan ada beberapa orang terlibat untuk assessment dan analisa tentang renovasi Blok C2. Makanya, segera mungkin Blok C2 ini dapat dipergunakan kembali," terang Rika.

Terkait biaya renovasi, Rika enggan menjelaskan lebih lanjut. Namun, ia memastikan anggaran renovasi berasal dari anggaran di Kementerian Hukum dan HAM.

"Kalau anggarannya kita tidak bisa sampaikan. Namun yang pasti anggaran berasal dari Ditjenpas, Kemkumham. Semuanya berdasarkan assesment bangunan tersebut, perkiraan memang akan dibangun total, jadi akan berdampak pada anggaran yang dikeluarkan," tandasnya.

Penulis : Baitur Rohman | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Ngopi

Nasib Anak Yang Lahir Di Penjara (4) - NGOPI

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19