Kompas TV regional agama

Warga Resah Soal Isu Kenaikan Tarif Air Bersih PDAM Banjarmasin Dua Kali Lipat

Kamis, 16 September 2021 | 21:51 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Kabar bakal naiknya tarif air PDAM pada tahun 2022 yang tinggal sekitar 4 bulan lagi membuat warga pelanggan PDAM mengernyitkan kening.
Sebab beban ekonomi di tengah gerusan dampak pandemi jelas makin berat, Apalagi jika benar kenaikannya mencapai dua kali lipat atau seratus persen.

"Kalau bisa sih jangan naik, sekarang aja sudah susah tambah bayar PDAM tambah mahal gimana nasib kami rakyat kecil" ucap Yuli.

Baca Juga: Seperti Ini Kondisi Kebun Binatang Mini Banjarmasin Setelah Hampir Dua Tahun Tutup Akibat Pandemi

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, sebelumnya usai rapat di DPRD Banjarmasin mengakui rencana kenaikan tarif tersebut dan pembicaraan  pihak Pemerintah Provinsi Kalsel dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota tengah dijalin.


"Itu sesuai dengan Provinsi, karena Provinsi itu punya kewenangan untuk menenyeragamkan tarif PDAM di suatu Provinsi" Ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.


Regulasi atau aturan ini dimuat dalam Permendagri Nomor 21 tahun 2020 tentang perubahan perhitungan dan penetapan tarif air minum yang diantaranya juga mengatur peran Pemerintah Daerah di dalamnya.

Baca Juga: PPKM Banjarmasin Turun ke Level III, Sekolah Tatap Muka Segera Dimulai

Sementara pihak PDAM Banjarmasin menyebut  belum akan naikkan tarif dan masih menunggu hasil keputusan  turunan selanjutnya dari Permendagri yang menjadi acuan penyesuaian tarif tersebut.

"Kita sama sekali belum mendapatkan ketentuan turunan dari Permendagri ataupun SK dari Gubernur Kalsel dan bagaimana perkembangannya" ungkap Direktur Umum dan Pemasaran PDAM Bandarmasih.


Belum adanya kenaikan tarif air selama 10 tahun kebelakang  menjadi pertimbangan rencana penyesuaian tarif PDAM Banjarmasin.

Ditambah kenaikan biaya produksi dan operasional yang diperlukan dalam mengolah air baku menjadi layak konsumsi.

Warga berharap jika pun terjadi kenaikan tidak membuat perekonomian mereka semakin terjepit.

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19