Kompas TV nasional peristiwa

Pegawai KPK Korban TWK Mulai Bereskan Meja Kerja

Kamis, 16 September 2021 | 18:35 WIB
pegawai-kpk-korban-twk-mulai-bereskan-meja-kerja
Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) Yudi Purnomo mengungkapkan sejumlah keanehan soal-soal pertanyaan saat TWK peralihan pegawai KPK untuk menjadi ASN. (Sumber: Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama )

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pasca Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firly Bahuri mengumumkan pemberhentian 56 pegawai yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), para pegawai tersebut mulai membereskan meja kerjanya. Kamis (16/9/2021) sore, Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo juga tampak membawa pulang barang-barang miliknya.

Yudi tampak keluar dengan membawa sebuah kardus bertuliskan “Komisi Pemberantasan Korupsi”. Kardus itu berisi barang-barang pribadi Yudi yang dipindahkan dari meja kerjanya.

“Saya sekarang bawa beberapa barang pribadi,” katanya.

Baca Juga: Soal 57 Pegawai KPK Dipecat, Jokowi: Saya Enggak akan Jawab, Jangan Apa-Apa ke Presiden

Dia menjelaskan, barang-barang pribadi tersebut antara lain buku, paspor dan juga foto keluarga.

Menurut Yudi, di mejanya juga ada sejumlah berkas dokumen. Dokumen yang penting terkait pemberantasan korupsi, diserahkannya kepada rekan-rekan kerjanya di KPK.

Yudi menceritakan, dia sebetulnya ingin datang lebih pagi untuk membereskan meja kerjanya. Alasannya, dia ingin menghindari bertemu dengan rekan-rekan kerjanya.

Baca Juga: Pecat 57 Pegawainya Lebih Cepat, Ini Penjelasan KPK

“Tapi ketemu. Sedih juga,” kata Yudi.

Mereka sempat makan bersama dan saling bercerita. Menurutnya, rekan-rekan kerjanya pun ikut merasa sedih. Apalagi, 56 orang yang diberhentikan merupakan bagian dari keluarga besar KPK.

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19