Kompas TV nasional sosial

Prakerja Gelombang 21: Sia-sia Jika Pendaftar Termasuk dalam Golongan Ini, Pasti Tak Lolos!

Kamis, 16 September 2021 | 17:58 WIB
prakerja-gelombang-21-sia-sia-jika-pendaftar-termasuk-dalam-golongan-ini-pasti-tak-lolos
Pengumuman pembukaan Prakerja Gelombang 21. (Sumber: Instagram)

SOLO, KOMPAS.TV - Pendaftaran program Kartu Prakerja kembali dibuka untuk gelombang 21, Kamis (16/09/2021) siang. Pada gelombang kali ini, kuota yang disediakan yakni 754.929 orang.

Untuk diketahui, tak semua pendaftar program Kartu Prakerja langsung lolos begitu saja. Terdapat beberapa golongan atau kriteria yang pasti tak akan lolos meski telah mendaftar.

Salah satu kriteria yang tercantum dalam laman prakerja.go.id, disebutkan bahwa dalam satu Kartu Keluarga (KK) hanya diperbolehkan dua NIK yang menjadi penerima manfaat Kartu Prakerja.

Baca Juga: Segera Daftar, Kartu Prakerja Gelombang 21 Hanya Dibuka untuk 754.929 Kuota

Berikut daftar lengkap golongan atau kriteria yang pasti tak lolos pendaftaran Prakerja Gelombang 21.

  • Pendaftar sudah pernah lolos di gelombang sebelumnya
  • Pendaftar masih aktif sekolah atau kuliah
  • Pendaftar sudah pernah menerima bantuan sosial (bansos) lainnya dari kementerian/lembaga terkait
  • Terdaftar sebagai anggota TNI/Polri, anggota DPR/DPRD, direksi/komisaris, dewan pengawas BUMN/BUMD, PNS, serta perangkat desa.

Kepala Komunikasi Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengonfirmasi golongan atau kriteria yang pasti tak lolos program ini.

"Betul sekali," ujarnya singkat.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 21 Dibuka Siang Ini, Yuk Daftar di www.prakerja.go.id

Lantas bagaimana syarat pendaftar program Kartu Prakerja?

Melansir dari laman prakerja.go.id, berikut syarat bagi calon pendaftar program pemerintah ini.

  • WNI berusia 18 tahun ke atas.
  • Tidak sedang menempuh pendidikan formal.
  • Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.
  • Bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi COVID-19.
  • Bukan Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, ASN, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD.
  • Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.

Penulis : Danang Suryo | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19