Kompas TV nasional sosial

Satgas Covid-19 Berencana Fasilitasi Masyarakat Tak Punya Gawai untuk Akses PeduliLindungi

Kamis, 16 September 2021 | 17:05 WIB
satgas-covid-19-berencana-fasilitasi-masyarakat-tak-punya-gawai-untuk-akses-pedulilindungi
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Satgas Covid-19 akan memfasilitasi masyarakat yang tidak memiliki gawai atau gadget untuk mengakses aplikasi PeduliLindungi.

Ketua Satgas Covid-19 Ganip Warsito mengatakan, keputusan tersebut diambil mengingat aplikasi PeduliLindungi kini menjadi syarat untuk beraktivitas di ruang publik.

Kendati demikian, Ganip belum menjelaskan detailnya, saat mendampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin berkunjung ke SMAN 19 Kabupaten Tangerang dan Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nawawi Tanara, Kamis (16/9/2021).

"Memang untuk sementara yang bisa mengakses adalah yang memiliki gadget, tapi ke depan kami juga akan memfasilitasi yang tidak punya gadget atau smartphone," kata Ganip, dikutip dari Kompas.com, Kamis.

Baca Juga: Maksimalkan Kebijakan, Satgas Covid-19 Tetapkan PeduliLindungi Jadi Syarat Perjalanan Internasional

Ganip mengatakan, siapa pun yang sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19, baik dosis pertama maupun kedua, secara otomatis akan tersambung ke sistem PeduliLindungi.

Di samping itu, masyarakat yang sudah divaksin juga diberikan bukti secara fisik berupa surat keterangan sudah divaksin yang dilengkapi QR Code.

"Kemudian kalau yang sudah lengkap vaksinnya dua kali dosis, mendapatkan kartu vaksin. (Sehingga) ini juga bisa digunakan dalam kegiatan-kegiatan warga di ruang publik," terang Ganip.

Ganip juga menekankan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat ini sejatinya diutamakan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi seperti sebelumnya.

Baca Juga: Pemegang Kartu Vaksin Luar Negeri Kini Dapat Terdaftar di PeduliLindungi, Begini Caranya

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19