Kompas TV klik360 sinau

Simak! 4 Tips Atasi Error pada Aplikasi PeduliLindungi

Sabtu, 18 September 2021 | 11:31 WIB

KOMPAS.TV - Aplikasi PeduliLindungi jadi syarat untuk beraktivitas di ruang publik seperti melakukan perjalanan di seluruh moda transportasi, atau berkunjung ke pusat perbelanjaan.

Lewat aplikasi ini, masyarakat diminta menunjukkan sertifikat vaksin dan melakukan scan QR code sebagai upaya screening sekaligus filter apakah pengunjung diizinkan masuk suatu tempat atau tidak.

Namun ada kalanya terjadi error seperti tidak bisa scan QR code, gagal log in, atau kesalahan data. Untuk memperbaiki error di aplikasi PeduliLindungi, ada beberapa cara yang dapat dicoba, yaitu:

1. Periksa jaringan internet

Pastikan perangkat mendapatkan jaringan internet dengan koneksi yang stabil agar tidak terjadi error saat proses scan QR code melalui aplikasi PeduliLindungi.

2. Muat ulang aplikasi

Jika gagal melakukan scan QR code, coba muat ulang atau refresh aplikasi dengan menutup aplikasi PeduliLindungi dan membukanya kembali.

3. Perbarui aplikasi

Pastikan untu memperbarui aplikasi maupun sistem operasi (OS) perangkat begitu ada update tersedia melalui play store (Android) atau app store (iOS).

Hal ini berguna untuk menyesuaikan spesifikasi serta sistem yang berjalan di aplikasi PeduliLindungi.

4. Bersihkan data cache

Hapus data cache aplikasi untuk menambah memori penyimpanan melalui pengaturan, lalu masuk ke menu penyimpanan di bagian info aplikasi.

Menghapus data cache aman dilakukan karena data aplikasi, seperti data log in, dan sebagainya tidak akan terhapus.

Di sisi lain, berkaitan dengan akses internet dan penetrasi smartphone yang belum merata di Indonesia, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya tengah mengupayakan alternatif screening PeduliLindungi.

"Kami juga memikirkan bagaimana PeduliLindungi bisa digunakan tanpa smartphone, sedang kita pikirkan bagaimana caranya agar ada alternatif lain,” ujar Budi dalam Raker dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021).

Baca Juga: Simak, Ini Daftar Aktivitas yang Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

(*)

Grafis: Arief Rahman

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19