Kompas TV bisnis kompas bisnis

Pengetatan Kegiatan Masyarakat Mulai Dilonggarkan, Tingkat Okupansi Perhotelan Meningkat?

Kamis, 16 September 2021 | 12:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kenaikan investasi diharapkan bisa jadi penopan pemulihan ekonomi di tahun ini dan tahun depan.

Karena pandemi yang masih ada tak bisa terlalu banyak mengharapkan konsumsi bisa jadi tulang punggung lagi.

Meski pemerintah meyakini dampak pembatasan kegiatan masyrakat hanya bersifat sementara.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia hingga awal September 2021, terus menunjukkan prospek perbaikan.

"Berbagai leading indicators hingga awal September 2021, terus menunjukkan prospek perbaikan dari dampak pengetatan pembatasan mobilitas pada Juli hingga Agustus [yang] diperkirakan hanya bersifat sementara," tutur Airlangga pada sambutannya di acara Bisnis Indonesia Award 2021, Rabu (15/9/2021).

Pemerintah mulai melonggarkan kebijakan pengetatan di beberapa wilayah sedikit demi sedikit termasuk sektor industri perhotelan.

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, tingkat okupansi hotel di kawasan Puncak bagian Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meningkat hingga 70 persen jika dibandingkan dengan minggu lalu.

Baca Juga: Perpaduan Menu Khas Daerah Disajikan Hotel Santika Pekalongan

Sementara itu, percepatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah dan PPKM Level 2 berdampak positif pada tingkat okupansi hotel di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, 5 wilayah di Jawa-Bali tengah melakuakn uji coba menggunakan aplikasi PeduliLindungi bagi para pengunjung, sehingga pihak pengelola dapat melihat dan mengatur jumlah pengunjung hotel dan restoran.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Ngopi

Nasib Anak Yang Lahir Di Penjara (4) - NGOPI

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19